SUMENEP, Selasa (23/6/2020) suaraindonesia-news.com – Setelah dikabarkan beberapa karyawannya terpapar positif Corona. Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Merencanakan akan melakukan penutupan perusahaan PT. Tanjung Odi’.
Perlu diketahui perusahan tersebut merupakan penyumbang pasien positif Covid-19 terbanyak di Kabupaten Sumenep.
Anehnya, pada saat awak media hendak melakukan liputan ke perusahaan rokok tersebut dihalang-halangi oleh Satpam perusahaan. Pada saat itu awak media sempat mengalami bentrok dengan satpan PT. Tanjung Odi’ Kabupaten Sumenep.
Hartono, merupakan salah satu perwakilan wartawan Sumenep yang sempat ikut adu mulut dengan satpam PT Tanjung Odi’, yang sempat berkata anda atas dasar apa menghalangi kami untuk liputan.
“Emang mereka atas dasar apa wartawan dilarang meliput, kami bekerja sesuai payung hukum yang kami miliki,” jelasnya.
Pria yang kelihatan agak elegan ini menyampaikan, dengan adanya larangan wartawan meliput kasus Covid-19 di PT. Tanjung Odi’, diduga ada permainan dengan pemegang kekuasaan.
“Kami kesini cuma mau liputan sebatas masuk ke halamannya. Kenapa kami dilarang, apakah disini ada yang disembunyikan atau dapat diduga ada kasus besar dan ada permainan mata dengan atasan,” tuturnya.
Satpam PT. Tanjung Odi’ mengatakan, pihaknya melakukan tindakan untuk menghalangi media supaya tidak masuk, karena mendapat perintah dari pimpinannya untuk melarang awak media meliput kasus di PT. Tanjung Odi’ yang terjangkit Covid-19.
“Kami hanya menjalankan tugas pimpinan, sesuai protokol,” katanya.
Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Ela












