Peningkatan Struktur Jalan Rigit Beton Kilometer 3-4 Tebing Tinggi Tuai Kritikan

oleh -85 views
Foto: Peningkatan Struktur Jalan Rigit Beton Kilometer 3-4 Tebing Tinggi yang menuai kritikan.

TANJAB BARAT, Kamis (30/5) suaraindonesia-news.com – Peningkatan Struktur Jalan Kilometer 3-4 (Rigit Beton), di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dari Dana APBD Tahun Anggaran 2024 yang dikerjakan CV. Aldo Putra Jambi dan Konsultan CV. Aisoise Consultant dengan nilai Kontrak Rp.4.818,500,000,00 menui keritikan sejumlah masyarakat Tebing Tinggi dan Aktivis Tanjung Jabung Barat.

Hasil pantauan di lapangan pekerjaan tersebut tidak tarpasang Besi wiremes di badan Peningkatan Struktur Jalan tersebut.

Salah seorang warga Tebing Tinggi Riduansyah ketika dimintai komentarnya atas peningkatan Jalan tersebut saat melintas mengatakan bahwa masyarakat sangat berterimakasih dengan adanya peningkatan Jalan Rigit Beton kilometer 3- 4 Tebing Tinggi.

Baca Juga: Viral Safrial Maju Pilgub, Cici “Terhalang” Nyalon Pilbup

“Akan tetapi ada sedikit kekhawatiran terhadap ketahanan jalan ini setelah selesai dibangun, karena jalan ini nanti akan dilewati kendaraan bertonase cukup tinggi, seperti mobil Logging bermuatan Kayu Akasia, bahan baku PT. Wira Karya Sakti (WKS), bisa saja badan jalan yang di Rigit Beton patah atau Retak nantinya,” ujarnya. Selasa (28/05/24) kemarin.

Terpisah Aktivis Kabupaten Tanjab Barat Muhktar AB, Ketua LPA2DP juga angkat bicara terkati peningkatan struktur Jalan Kilometer 3-4, kalau Jalan itu tidak ada Besi Wiremes tentu dikhawatirkan ketahan Jalan tersebut.

“Seperti apa perencanaannya, apakah mereka tidak meninjau lokasi tersebut, hingga membuat Peningkatan Jalan itu tidak ada Besi Wiremes sebagai tulang Badan jalan, dan untuk apa sambungan besi doel tersebut dipasang,” ungkap Muhktar. Rabu (29/05).

Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjab Barat melakukan peninjauan ulang peningkatan Jalan tersebut, karena perencaannya pun terkesan keliru.

“Kita menduga itu tidak dikaji lebih dalam dan terperici, hingga jalan itu bisa bertahan lebih lama, bukan cuma hitungan bulan nantinya, lihat saja jalan yang sudah ada itu semua Rigit Beton, jalannya mengunakan besi behel hingga kini bisa bertahan lama, sementara peningkatan yang itu tidak ada Besi Wiremes, siapa yang akan menjamin ketahanan nya,” pungkas Muhktar.

Sementara itu Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Rung (PUPR) Tanjab Barat, Apri Dasman saat dikomfirmasi melalui sambungan teleponnya mengatakan, peningkatan jalan rigit beton kilo meter 3-4 Kecamatan Tebing Tinggi memang sudah sesuai dengan pekerjaan yang saat ini sedang dikerjakan.

“Spesifikasinya memang tidak memakai waremes dan untuk mutu coran FC 45 (K, 550),” Kata Apri Dasman singkat.

Reporter: Erham
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan