Pemkot Probolinggo Salurkan Bantuan Peralatan Dan Pembekalan Usaha Mandiri Sektor Informal Kepada Warga

oleh -176 views
Foto : Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin secara simbolis serahkan bantuan peralatan Usaha Mandiri Sektor Informal (UMSI) kepada warga.

PROBOLINGGO, Senin (30/11/2020) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) menyalurkan bantuan peralatan dan pembekalan usaha mandiri sektor informal (UMSI) kepada 30 warga kota Probolinggo yang sudah memiliki sertifikat pelatihan dan embrio usaha.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setyorini Sayekti, Plt Kepala DPMPTSP dan Naker Aman Suryaman serta Camat Kanigaran Agus Rianto di pendopo Kecamatan Kanigaran, Senin (30/11/20).

Plt Kepala DPMPTSP dan Naker Kota Probolinggo Aman Suryaman dalam laporannya menyebutkan, berdasarkan proposal pengajuan tahun lalu, sebanyak 30 warga dengan syarat utama adalah memiliki sertifikat pelatihan dan embrio usaha berhak mendapatkan bantuan peralatan dan pembekalan UMSI seperti kompresor, mesin jahit, mesin obras, etalase.

“Tujuan diadakan pemberian bantuan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan di bidang kewirausahaan dan diberikan bantuan peralatan usaha agar semakin baik manajemen dan produksinya serta dapat membuka lapangan usaha,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Aman juga mengimbau masyarakat yang ingin mengajukan permohonan bantuan peralatan agar segera membuat proposal diajukan kepada Pemerintah Kota Probolinggo.

“Monggo masyarakat yang memiliki sertifikat dalam hal ini adalah yang sudah melakukan pelatihan yang dilaksanakan oleh DPMPTSP dan Naker yang ingin mengembangkan usaha (dan yang pasti yang bersangkutan menunjukkan embrio usaha). Kita cek dulu sesuai proposal yang masuk dan kami akan cek langsung ke lapangan,” jelas Aman Suryaman.

Sementara itu Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin mengingatkan warga yang menerima bantuan untuk tidak memindahtangankan kepada siapapun.

“Saya berpesan bantuan ini jangan sampai dipindahtangankan, entah itu dijual, dipinjamkan, atau diberikan ke orang lain. Bantuan ini harus betul-betul dimanfaatkan sesuai apa yang diminta ke pemerintah kota,” pesan wali kota yang akrab disapa dengan sebutan Habib Hadi ini.

Karena pemerintah akan melakukan usaha bersama masyarakat guna menumbuhkembangkan dan memberdayakan lingkungan masing-masing, tambahnya.

“Jika dipindah tangankan, nama akan kami coret dan dipastikan tidak akan menerima bantuan lagi berikutnya, jika sampai berpindah tangan. Semoga bantuan ini meringankan beban ekonomi di tengah pandemi COVID 19,” tegas orang nomor satu di kota mangga ini.

Reporter : Singgih Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *