BeritaNewsPemerintahan

Pemkab Blora Usulkan Pembangunan Embung 2,7 Hektare untuk Atasi Banjir di Cepu

52
×

Pemkab Blora Usulkan Pembangunan Embung 2,7 Hektare untuk Atasi Banjir di Cepu

Sebarkan artikel ini
IMG 20260414 183624
FOTO: Tampak alat berat sedang di kerahkan untuk mengeduk pengendapan lumpur sungai di lingkungan pemukiman warga terdampak banjir.

BLORA, Selasa (14/04) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Blora mengusulkan pembangunan embung sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di wilayah Cepu.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, saat meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), BPBD, Dinas PUPR, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta Forkopimcam Cepu, Selasa (14/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati menemukan adanya pendangkalan sungai di wilayah Balun yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama banjir. Sebagai langkah penanganan darurat, Pemkab Blora telah mengerahkan enam alat berat untuk melakukan pengerukan di sejumlah titik yang mengalami sedimentasi parah.

“Satu tahun lalu di tempat yang sama saya gotong royong bersama masyarakat pasca banjir, dan permasalahannya masih sama, yakni tumpukan sampah dan pendangkalan sungai. Sekarang terjadi banjir lagi, artinya ini sudah menjadi musibah tahunan,” ujar Sri Setyorini.

Ia juga menyebut curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir turut memperparah kondisi banjir di wilayah Cepu.

“Maka dari itu saya minta kepada Kementerian PU melalui Dinas PUPR untuk dibuatkan embung sebagai solusi mengatasi banjir di Cepu,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blora, Nidzamudin Al Hudda, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti arahan tersebut dengan melakukan koordinasi bersama pemerintah kecamatan dan pihak terkait.

“Diusulkan pembangunan embung seluas 2,7 hektare yang akan memanfaatkan tanah bengkok di Kelurahan Ngelo,” jelasnya.

Ia menambahkan, usulan pembangunan embung tersebut akan segera diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum guna mendapatkan dukungan anggaran.

Pemerintah daerah berharap pembangunan embung ini nantinya dapat mengurangi risiko dan dampak banjir di wilayah Cepu. Selain itu, keberadaan embung juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian masyarakat setempat.

Usai peninjauan, Wakil Bupati Blora turut menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir, serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia akibat banjir di Kelurahan Ngelo.

Tinggalkan Balasan