Pembangunan Gedung SMAN 03 Batu Amburadul, Ini Penyebabnya

Didik Mahmud Ketua komisi C DPRD Kota Batu saat ditemui usai acara Halal Bihalal guru Paud, SD, SMP,SMA/SMK se Kota Batu Di Balai Kota Batu, Kamis (20/7/2017). Foto: Adi Wiyono/SI

KOTA BATU, Juli (20 Juli 2017) suaraindonesia-news.com –  Gara-gara pengambil alihan SMA/SMK Ke Propinsi Jawa Timur, pelayanan untuk fasilitas Pendidikan di tingkat SMA/SMK di kota Batu ternyata menjadi amburadul, ternyata hingga kini belum siap.

Bahkan, keberadaan SMA/SMK bukan menjdi lebih baik. Hal ini ditegaskan Didik Mahmud Ketua komisi C DPRD Kota Batu saat ditemui usai acara Halal Bihalal guru Paud, SD, SMP,SMA/SMK se Kota Batu Di Balai Kota Batu, Kamis (20/07).

Menurutnya, asset-aset tanah yang menjadi milik Pemkot Batu yang digunakan untuk gedung SMA sekarang ini telah menjadi asset Pemprop Jatim, sementara pengalihan belum dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Batu Ke Propinsi. Baca Juga: Kader dan Simpatin Tuntut Pembatalan Penunjukan Siti Mariyam Sebagai Ketua DPD Partai Perindo Batu

“Contoh masalah asset, kita itu sekarang menjdi dilemma, satu sisi kita ingin bangun gedung SMAN03 Kota Batu, sisi lain gedung tersebut sudah menjadi milik Pemprop, kalau Pemkot mau membangun jelas itu salah,” kata Didik.

Padahal kata dia, sekarang ini SMAN 03 Batu kekurangan ruangan kelas baru, sementara program pemkot Batu yang akan menambah gedung baru ternyata tidak bias dilakukan gara-gara terbentur aturan, karena itu menjadi tanggung jawab Propinsi, ternyata kata dia penambahan gedung baru itu tidak bias dilakukan.

“Kepinginnya kita membangun, tapi kita tidak bisa, bangun pagar tidak bisa, pengamnan gedung juga tidak bisa. Dalam hal ini kita serba sulit. Kalau dikembalikan lagi kita menyambut baik. Mending seperti itu,” ucap Didik.

Ia juga kwatir, diambil alihnya ke propinsi akan bisa juga kucuran Bosda dari Pemkot Batu dihilangkan, padahal pemkot Batu selalu membatu secara rutin, ia juga kwatir akan berdampak para orang tua siswa yang kurang mampu yang akan berujung tidak bisa menyekolahkan anaknya karena terbentur biaya.

“Kalau dulu siswa yang berprestasi kita beri hadiah Rp 1 juta , Rp 2 juta, tetapi karena ada pengambil alihan ke Propinsi bentuk penghargaan seperti itu tidak ada, kalau dikembalikan kita yakin akan lebih baik,” imbuhnya.

Diketahui, SMAN03 Batu yang telah berdiri sejak satu tahun lalu atau ajaran 2016/2017, dan terdiri dari empat ruang belajar, sementara gedung baru yang berada di Tulungrejo kecamatan Bumiaji yang telah diresmikan Walikota Batu Eddy Rumpoko pada awal 2017lalu belum ditempati sacara maksimal.

“SMAN 03 Batu masih menggunakan gedung Diknas lama di jalan Bukit berbunga Sidomulyo Kota Batu,” tukasnya. (Adi Wiyono).


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here