Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaHukumRegional

Pembangunan Dua Jembatan Sungai Sanggrahan Diduga Proyek Siluman

Avatar of admin
×

Pembangunan Dua Jembatan Sungai Sanggrahan Diduga Proyek Siluman

Sebarkan artikel ini
IMG 20231118 090311
Foto: Para pekerja saat mengerjakan Pembangunan Jembatan Sungai Sanggrahan.

KOTA BOGOR, Sabtu (18/2023) suaraindonesia-news.com – Pembangunan dua (2) jembatan sungai Sanggrahan yang berada di RT 01 RW 05, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor diduga proyek siluman, pasalnya kedua proyek jembatan tersebut tanpa papan nama.

Pengamat konstruksi, Torik Nasution menyampaikan jika proyek tanpa papan nama sah sah saja disebut proyek siluman, karena tidak menghiraukan Perpres Nomor 54/2010 dan Nomor 70/2012.

Menurutnya, setiap proyek harus melaksanakan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya.

Baca Juga :  Sekretaris Golkar Kaur, Mengapresiasi Wisata Kuliner Khas Kaur

Baca Juga: Jelang Peresmian, Perumda PPJ Lakukan Pengundian Pedagang Pasar Pamoyanan

“Kami tidak tahu proyek ini anggarannya berapa dan sampai kapan serta dikerjakan siapa. Karena tidak ada papan nama proyek yang dipasang di lokasi proyek jembatan ini, padahal harusnya proyek dikerjakan secara transparan dan diketahui masyarakat umum,” ungkapnya.

Beberapa warga sekitar, yang berada  didekat lokasi pembangunan menjelaskan ke awak media, tidak tahu siapa pelaksananya, bahkan salah satu pekerja pada proyek tersebut mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu nama, perusahaan yang mengerjakan padahal sudah hampir 2 minggu bekerja.

Baca Juga: Kayu Dan Genteng Sisa Bangun Rehab Perpustakaan SDN Pengadilan I Kota Bogor Raib

“Saya gak tau pak darimana proyeknya dari PUPR atau Perumkin gak tau, yang pasti proyek pemerintah, dari perusahaan mana juga yang kerja saya gak tau pak,” terangnya.

Sementara saat media ini menghubungi melalui telepon seluler, dan mengirimkan beberapa pertanyaan, pengawas proyek jembatan sungai Sanggrahan, Irfan menyampaikan akan menyambungkannya dengan pihak kantor.

“Waalaikumsalam, izin pak untuk pertanyaan-pertanyaan diatas mungkin nanti saya sambungkan dengan pihak kantor saya ya pak,” terangnya pada Kamis (16/11/2023) yang lalu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari pengawas maupun dari pihak kantornya.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan TMMD Ke-125 Capai 33,6 Persen, Dansatgas Optimis Selesai Tepat Waktu

Reporter: Iran G Hasibuan
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri