Pelayanan Puskesmas Kamal Dikeluhkan Melalui Medsos, Ini Kata Kapus

oleh -63 views
Puskesmas Kamal

BANGKALAN, Sabtu (13/06/2020) suaraindonesia-news.com – Viral, Beredar video di Media Sosial (Medsos) tentang pengakuan seorang pria perihal ketidak puasan pelayanan kesehatan Puskesmas Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Dalam video tersebut di sampaikan tentang lambannya pelayanan serta kamar rawat yang penuh sehingga keluarga pasien membawa pulang karena tidak jadi dirawat disana (Puskesmas Kamal, red).

“Dari jam tujuh pagi saya mendaftarkan ibu saya ke Puskesmas Kamal karena sakit asam lambung namun petugas pendaftaran dipuskesmas hanya bercanda gurau sehingga sampai setengah delapan lebih setelah mendaftar kemudian saya minta untuk diinfus ibu saya namun petugas puskesmas tersebut mengatakan ‘tidak ada kamar pak penuh,’ adanya kamar bekas covid, akhirnya saya bawa pulang lagi ibu saya,” terang soerang pria yang ada di video tersebut.

Lebih lanjut Pria tersebut mengaku sebagai keluarga calon pasien yang mengaku menyaksikan buruknya payanan Puskesmas Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dan meminta kepada petinggi-petinggi rumah sakit agar memperbaiki managerial pelayanan serta etos kerjanya.

“Saya adalah korban dan tolong kepada petinggi-petinggi rumah sakit agar memperbaiki susunannya, utamanya dalam hal pelayanan penanganan pasien, agar masyarakat merasa nyaman dalam menerima pelayanan dari Puskesmas Kamal,” jelas pria dalam vidio bernametag Riski.

Menanggapi hal tersebut Kepala Puskesmas (Kapus) Kamal Nur Khotibah membantah terkait pernyataan video yang beredar yang mengatakan buruknya pelayanan Puskesmas Kamal tersebut tidak benar.

“Begini mas apa yang di sampaikan video itu tidak benar, petugas kami sudah melayani sesuai SOP dan pasien tersebut langsung ditangani diruangan UGD oleh petugas kami mas, terkait kamar yang dikatakan bekas Covid-19 itu juga tidak benar mas, untuk kamar inapnya memang penuh dan yang ada ruang isolasi Covid-19 namun belum pernah terpakai oleh pasien Covid-19 sebab jika ada Pasien Covid-19 langsung di rujuk ke rumah sakit Syamrabu Bangkalan,” ungkap Kapus Kamal Nur Khotibah melalui sambungan selulernya.

Ia menambahkan kejadian tersebut hanyalah miss komunikasi saja antara petugas di Puskesmas Kamal dengan pihak keluarga pasien.

“Terkait hal ini hanya mis komunikasi saja kok mas antara petugas kami dengan keluarga pasien dan pasien sudah terlayani dengan baik dan kami sudah ada rekam medisnya,” jelas Nur Khotibah yang mengatakan dirinya merupakan buklek dari Mustain.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *