Pelantikan anggota DPRD Asahan Diwarnai Unjuk Rasa

ASAHAN, Senin ( 09/09/2019) suaraindonesia-news.com – Sedikitnya belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Tangkap Komplotan Koruptor (PERMATA KPK) Asahan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Asahan saat berlangsungnya pelantikan anggota Dewan terpilih, mereka meminta bekerja dengan sebenar – benarnya dan sejujur – jujurnya untuk kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi, pemodal dan kepentingan pesanan.

Dengan membawa sepanduk tuntutan, mereka berorasi di depan pintu gerbang DPRD Asahan, Selasa (09/09/2019). Penjagaan ketat Polres Asahan beserta instansi lain membuat pengunjuk rasa tidak bisa masuk ke dalam kantor Dewan.

Dalam orasinya, pengunjuk rasa meminta penandatanganan pernyataan kontra politik antara anggota DPRD terpilih 2019-2024 yang baru dilantik dengan mahasiswa.

Ketua kordinator lapangan Sholahuddin Marpaung mengatakan, tugas dan persoalan dasar masyarakat Asahan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga meminta orang yang dianggap mereka wakil rakyat ini memperbaiki infrastruktur di Kabupaten Asahan.

Pengunjuk rasa juga meyoroti kebijakan Pemerintahan Kabupaten Asahan yang didukung Dewan tidak berpihak kepada rakyat, misalnya anggota legislatif bermain proyek, bansoa, menerima suap atas pengesahan atau pertanggung jawaban pemerintahan, namun bisa jadi dikarenakan mental keserakahan, yang dinilai semakin menyengsarakan rakyat.

Namun akhirnya Polres Asahan dapat melakukan mediasi aksi unjuk rasa di luar kantor DPRD Asahan, 45 anggota Dewan terpilih hasil pemilu sehingga menjalani proses pelantikan pengucapan sumpah jabatan dengan lancar.

Reporter : Deni Tambunan
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here