Peduli Potensi Perikanan, GEMPAR Audiensi ke Dinas Perikanan Sumenep

oleh -953 views
Foto: Suasana audiensi Gempar dengan Dinas Perikanan Sumenep. Jumat (11/02/2022).

SUMENEP, Jumat (11/02/2022) suaraindonesia-news.com – Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlemen (GEMPAR) Kabupaten Sumenep melakukan audiensi ke Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Jumat (11/02/2022).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi dan evaluasi kepada Dinas Perikanan agar lebih serius mengawal industri sektor perikanan di Kabupaten Sumenep yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian pemerintah.

Sahrul Hubairi selaku pengurus GEMPAR mengatakan, pihaknya ingin mengevaluasi kinerja Dinas Perikanan selama lima tahun terakhir.

“Dinas perikanan belum maksimal dalam menjalankan programnya hal ini karena masih ditemukannya nelayan yang belum paham tentang menangkap ikan yang baik,” ungkapnya saat dimintai keterangan.

Memandang kinerja yang masih belum optimal, mereka memberikan rekomendasi kinerja diantaranya; optimalisasi pontensi perikanan, peningkatan pengawalan sumber daya perikanan, dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten Sumenep.

Banyak pelaku industri perikanan yang masih kurang mendapat perhatian pemerintah, seperti petani ikan lele dan banyaknya nelayan yang masih belum mendapatkan sosialisasi pentingnya menjaga ekosistem laut.

“Masih ada nelayan di kepulauan yang masih menggunakan bom peledak dan obat-obatan, seperti potasium dalam menangkap ikan. Jika itu digunakan maka akan merusakkan habitat laut seperti terumbu karang,” kata Sahrul.

Ia mengatakan, GEMPAR sebagai organisasi dari berbagai elemen akan terus mengawal, hal ini dibuktikan dengan rekomendasi yang telah disampaikan kepada pemerintah.

Tiba di kantor Dinas perikanan, mereka ditemui langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Agustiono Sulasno dan memberikan respon positif atas kedatangan dan aspirasi yang mereka sampaikan

Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Agustiono Sulasno merespon baik atas kedatangan peserta audiensi, dirinya memastikan akan mengevaluasi seluruh tuntutan.

“Yang jelas kami akan mengevaluasi seluruh masukan dari adik-adik Gempar, untuk lebih baik kedepannya,” tuturnya.

Lebih lanjut kepala Dinas yang akrab dipanggil Agus ini menjelaskan bahwa bahwa untuk menyelesaikan 4 (Empat) tuntutan GEMPAR tidak boleh hanya di percayakan kepada Pemerintah dalam hal ini Dinas Perikanan sebagai eksekutor nya, seluruh elemen masyarakat khususnya kaum muda, terlebih secara langsung untuk merealisasikannya, karena hal itu demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Mohon kerjasama dari semua masyarakat, terutama masyarakat Pulau Sapeken, mengingat jaraknya yang cukup jauh, jadi peran penting yang kami harapkan kerjasama dari para nelayan Sapeken,” sambungnya.

Reporter : SDM/Saiful
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan