Pedagang Pindah Dari TPS, PT Mulyagiri Benahi Drainase

oleh -229 views
Saat rapat MoU antara PT Mulyagiri dan BJB dihadiri Jajaran Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya.

KOTA BOGOR, Jumat (13/11/2020) suaraindonesia-news.com – Perumda Pasar Pakuan Jaya keluarkan maklumat, agar para pedagang yang menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS), segera pindah dan masuk di lantai dasar Blok F Pasar Kebon Kembang sesuai kesepakatan awal.

“Jadwal kepindahan disepakati sebelumnya, akhir November atau paling lambat awal Desember tahun ini,” demikian disampaikan Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir pada wartawan saat rapat MoU, Kamis (12/11).

Menurutnya, kepindahan para pedagang dari TPS ke lantai dasar Blok F, lebih cepat lebih baik. Karena lantai dasar yang dibangun PT Mulyagiri, hampir selesai. Muzakkir menaksir pembangunan itu telah berjalan lebih dari 90 persen.

Kepindahan para pedagang dari TPS dan menempati lahan baru yang disiapkan kontraktor PT Mulyagiri, karena kontraktor akan mempercepat pengerjaan drainase yang dapat terhambat akibat keberadaan dilahan penampungan.

Muzakir menjelaskan, pihaknya akan mendorong kepindahan para pedagang secepatnya, karena Minggu depan akan dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Mulyagiri dengan BJB Jawa Barat dan Banten.

Perumda Pasar Pakuan Jaya tetap berpatok pada proses pemindahan dari pusat penampungan, November akhir, sesuai schdule awal yang disepati.

“Minggu depan akan ada penanda tanganan antara PT Mulyagiri dengan BJB Jawa barat dan Banten. Biar para pedagang cepat menyelesaikan administrasi sebagai kewajiban para pedagang,” kata Muzakkir.

Disampaikan Muzakkir, upaya menggandeng BJB bertujuan untuk membantu para pedangan agar segera mungkin memiliki hak dari unit tersebut.

“Kita tunggu, kita bicara Covid-19 juga kapan selesai. Sementara pihak kontraktor butuh untuk menyelesaikan pembangunan 100 persen,” ukar Muzakkir.

Dia menjelaskan, ada sekitar lima persen (5%) pembangunan berada diluar gedung yakni pembangunan drainase. Sejak awal Perumda telah mengingatkan para pedagang agar segera mengisi lantai dasar. Sehingga sekelilingnya bisa dibongkar untuk pembangunan lebih lanjut.

“Kita juga sudah meminta kepada PT Mulyagiri dan BJB untuk membantu administrasi kridit para pedagang,” pungkas Muzakkir.

Pada acara rapat MoU tersebut dihadiri Dirut PT Mulyagiri Alfie Radithya Ferdian dan jajarannya, jajaran BJB Jawa Barat dan Banten serta Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya dan jajarannya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *