Pangdam Cenderawasih Sambut Kedatangan Satgas Pamtas Yonif Raider 509

Siaran Pers

Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring memberikan arahan dalam upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-PNG. (Foto: Pasi Pers Yonif Raider 509)

JAYAPURA, Senin (12/8/2019) suaraindonesia-news.com – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring pimpin upacara penerimaan dan pelepasan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) di Aula IPDN Papua, Abepura, Jayapura. Senin (12/8).

Upacara ini diikuti 1.150 prajurit dari Satgas Yonif Raider 509/Balawara Yudha, Yonif Raider 300/Brajawijaya, dan Yonif 713/Satya Tama. Selain itu, Satgas dari Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, Yonif 126/Kala Cakti, dan Yonif 725/Woroagi melaksanakan purna tugas.

Mengawali sambutannya, Pangdam Cenderawasih menyampaikan selamat datang kepada prajurit Satgas Yonif Raider 509/Balawara Yudha, Yonif Raider 300/Brajawijaya, dan Yonif 713/Satya Tama yang akan bertugas menjaga wilayah perbatasan RI-PNG.

“Selamat datang di Bumi Cenderawasih,” ujar Mayjen TNI Yosua.

Ia mengingatkan bahwa wilayah perbatasan merupakan beranda terdepan yang memiliki nilai strategis bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berpengaruh terhadap aspek pertahanan.

Sejumlah kerawanan yang kerap terjadi di wilayah perbatasan di antaranya aktivitas penyelundupan senjata, narkoba, perdagangan orang (human trafficking), pelintas batas, pembalakan hutan liar dan penambangan liar, serta aksi kelompok bersenjata.

Pangdam juga berpesan agar Satgas yang baru harus segera beradaptasi dengan wilayah tugas yang baru. Selain itu, paham terhadap tugas pokok dan mampu mengaplikasikan semua materi latihan pratugas yang sudah didapatkan dari satuan asal, dan segera melakukan serah terima dengan satgas sebelumnya.

Dalam melaksanakan tugas, kata Pangdam, Satgas Pamtas juga wajib membantu kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan, melalui koordinasi dengan komando wilayah setempat.

“Ingat, bahwa kehadiran kalian harus memberi kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Taatilah hukum dan HAM, agar terhindar dari segala bentuk pelanggaran,” pesannya.

Tidak kalah penting, Yosua mengingatkan agar prajurit Satgas Pamtas mampu memahami karakter, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Papua.

Dansatgas Yonif Raider 509 Kostrad, Letkol Inf Wira Muharromah di akhir pengarahan Pangdam, turut memberikan semangat kepada para prajurit Condromowo.

“Saya berharap pengalaman tugas di wilayah Papua dapat dijadikan bekal untuk menghadapi tugas-tugas di masa mendatang, tetap semangat. Condromowo berhasil..!!!”, teriak Dansatgas kepada para prajuritnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here