PendidikanPeristiwaRegional

Pandemi Covid-19, Sudah 3 Orang di Jember Meninggal

Avatar of admin
×

Pandemi Covid-19, Sudah 3 Orang di Jember Meninggal

Sebarkan artikel ini
IMG 20200419 220246
Prosesi pemakaman pria asal Kabupaten Fak-fak yang meninggal dunia dengan status ODP Covid-19 saat berkunjung ke Ledokombo Jember, sepekan setelah dimakamkan hasil swab menunjukkan positif Covid-19. (Foto: Istimewa).

JEMBER, Minggu (19/4/2020) suaraindonesia-news.com – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah ada 3 orang yang meninggal dunia.

Data tersebut dihimpun suaraindonesia-news.com sampai dengan Minggu 19 April 2020.

Pertama, seorang pria warga Jalan Raden Patah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates Jember, meninggal dunia pada Rabu 8 April 2020.

Saat meninggal dunia, warga tersebut berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

Lurah Kepatihan, Sutik membenarkan bahwa warganya meninggal dunia.

Sutik mengatakan, sebelum warganya itu masuk kategori ODP dan menjalani rawat inap di RSD dr. Soebandi Jember, istrinya juga sempat sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

“Tapi sakit hepatitis dan sudah pulang. Lah, yang suaminya ini sakit juga dan meninggal ini,” katanya.

Kadiskominfo Jember, Gatot Triyono membenarkan bahwa yang bersangkutan saat meninggal dunia berstatus ODP.

“Iya ODP,” kata Gatot singkat.

Kedua, seorang pria asal Kabupaten Fak-fak, Provinsi Papua Barat meninggal dunia saat berkunjung ke Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember untuk bertemu saudaranya.

Dia meninggal pada Kamis 9 April 2020. Saat meninggal pria tersebut berstatus ODP Covid-19.

Setelah sepekan dimakamkan, hasil swab menunjukkan pria tersebut positif Covid-19.

“Waktu meninggal statusnya ODP pasien ini, kemudian meninggal. Tapi setelah dites swab dan hasilnya keluar hari ini. Ternyata positif Covid-19,” kata Kadiskominfo Jember Gatot Triyono, Selasa 14 April 2020.

Pria yang berprofesi guru tersebut, tiba di Desa Lembengan, Kec. Ledokombo Jember dalam keadaan sehat pada 23 Maret 2020.

Namun pada tanggal 30 Maret 2020, pria tersebut mengalami sakit sesak nafas, batuk, dan suhu badan tinggi. Sehingga mendapat perawatan dari dokter setempat.

Kemudian pada tanggal 5 April 2020 dirujuk ke RS DKT Jember dan mendapat perawatan secara medis. Selanjutnya pada tanggal 8 April 2020 pria tersebut mengalami sesak nafas berat dan suhu badan tinggi, sehingga dirujuk ke RSD dr. Soebandi.

Namun pada tanggal 09 april 2020 yang bersangkutanmeninggal dunia dengan status ODP Covid-19.

Ketiga, seorang wanita asal Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo Jember, meninggal dunia pada Kamis 16 April 2020.

Saat meninggal, wanita tersebut berstatus PDP Covid-19.

Sebelum meninggal, yang bersangkutan dirawat di RS. Paru-paru Jember sejak Senin 13 April 2020.

Wanita tersebut mempunyai riwayat penyakit paru-paru sejak 2 bulan yang lalu.

“Berdasarkan hasil rapid test menunjukkan positif Covid-19,” jelas Kadiskominfo Jember, Gatot Triyono pada Jumat 17 April 2020.

Gatot menegaskan, untuk memastikan status yang bersangkutan, masyarakat diminta untuk menunggu hasil swab dari wanita tersebut.

Data perkembangan Covid-19 Kabupaten Jember per Minggu 19 April 2020, sebanyak 4 orang positif, 44 PDP, 976 ODP dan 15.784 ODR.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Ela