Ormas Nasional Mantra Demo Tuntut Seleksi Jabatan Sekda Pati Diulang

oleh -144 views
Ormas Nasional Mantra menggelar aksi demo di depan Kantor Bupati Pati, menuntut proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, diulang.

PATI, Jumat (10/09/21) suaraindonesia-news.com – Ormas Nasional Masyarakat Penjaga Nusantara (Mantra) Cabang Pati menggelar aksi demonstrasi menuntut seleksi jabatan sekretaris daerah (Sekda) Pati untuk diulang, Jumat (10/9/2021).

Aksi tersebut digelar disejumlah titik yakni, Kantor Bupati Pati, Kantor DPRD Kabupaten Pati dan Kejari Pati.

Ketua Umum MANTRA, Basuki Cahaya mengatakan, aksinya tersebut dilatarbelakangi mosi tidak percaya atas penyelenggaraan seleksi terbuka JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi) Pratama Kabupaten Pati Tahun 2021 untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati.

“Seperti isi surat, kami menduga Pansel Sekda tahun ini bermasalah, yang menimbulkan mosi tidak percaya. Maka, menuntut dan mendesak Bupati Haryanto membatalkan hasil Pansel dan dilakukan seleksi ulang pemilihan Calon Sekda,” terang Basuki Cahaya, usai aksi demo.

Pria yang akrab disapa Yayak Gundul ini juga meminta, proses seleksi dilaksanakan tidak di Pati, tetapi di Semarang. Beberapa tuntutan lainnya, yaitu agar tatib (tata tertib) seleksi dibuka, meminta jawaban terkait pansel yang diisi oleh sebagian besar pejabat BKPP Pati, penjelasan kop surat pansel yang berangka tahun 2019 dan meminta penelusuran rekam jejak para calon serta dibentuknya pansus oleh DPRD Kabupaten Pati atas proses seleksi tersebut.

Kendati aksinya tidak ditemu langsung oleh Bupati Pati, namun ditemui oleh Sekda Suharyono.

“Tadi ditemui Sekda Suharyono selaku Ketua Pansel. Kalau ada pihak – pihak yang tidak puas dengan hasil pansel, silahkan tempuh jalur hukum dengan menggugat ke PN (Pengadilan Negeri),” kata Yayak mengutip penjelasan Sekda Suharyono.

Menurut Yayak, pertemuan tersebut tidak terdapat titik temu dan tidak membuahkan win-win solution, sehingga semakin memperkuat mosi tidak percaya yang dibangunnya.

Selepas dari Setda, anggota aksi berjumlah 25 orang itu menuju Kejari Pati untuk menyampaikan hal yang sama. Kemudian beranjak menuju gedung DPRD Pati guna menyampaikan tuntutan. Rombongan ditemui Sekretaris DPRD, Bambang Santosa.

Yayak mengungkapkan, MANTRA akan melanjutkan aksinya besok dan malam ini anggotanya akan menginap di gedung DPRD setempat.

Aksi berlangsung damai dan tertib dengan menerapkan prokes Covid-19, tanpa membawa alat peraga berupa tulisan dikertas maupun spanduk, juga tanpa pengeras suara, serta mendapat pengawalan APH (Aparat Penegak Hukum) Pati.

Diberitakan sebelumnya, Pansel Terbuka Pengisian JPT Pratama Pemerintah Kabupaten Pati telah mengeluarkan Pengumuman Nomor 026/Pansel-JPTP/VIII/2021 tertanggal 31 Agustus 2021 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Tahun 2021.

Dalam pengumuman tersebut, tertulis 3 nama calon Sekda Kabupaten Pati yang berhak mengikuti dan diusulkan dalam proses selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku. Nama-nama yang dimaksud, yaitu Drs. Jumani, M.Si jabatan saat ini Inspektur Daerah Kabupaten Pati.

Kemudian, Teguh Widyatmoko, AP; MSi jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Kabupaten Pati. Dan Dra. Wahyu Setyawati, MT jabatan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati.

Untuk diketahui, aksi tersebut akan digelar selama 5 hari kedepan, dimulai hari ini Jumat dan Sabtu di Pati, sedangkan Senin, Selasa dan Rabu mendatang akan digelar di Semarang.

Reporter : Usman
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *