Miris! Sepekan Diterjang Rob, Warga Krapyak Belum Terjamah Pemerintah

Banjir di depan Masjid Aulia Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara.

PEKALONGAN, Kamis (16/5/2019) suaraindonesia-news.com – Kurang lebih sepekan ini, wilayah Kota Pekalongan kembali diterjang rob, khususnya di Pekalongan Utara. Tak terkecuali di RT 03 RW 02 Kelurahan Krapyak, Pekalongan Utara. Daerah ini menjadi wilayah yang ikut terendam rob. Namun, saat ini masih belum terjamah pemerintah.

Hasanuddin, ketua RT setempat menerangkan demikian. Sejauh ini belum ada sedikit pun tanda-tanda pemerintah mau menjamah kampungnya.

“Entah kami dianggap bagian Kota Pekalongan atau tidak. Karena tidak ada perhatian atas musibah yang kami alami,” tegasnya.

Ia sendiri pun tidak tahu bagaima progress pembangunan tanggul yang digadang pemerintah.

Warga sendiri sudah lelah berteriak meminta bantuan. Mengingat kondisi seperti ini ada saban tahun. Padahal yang terdampak tidak hanya RT-nya, namun tiga RT sekitar juga kena imbas rob. Belum lagi bagian barat.

“Di RT kami, kedalaman air pas tinggi 80 sentimeter. Paling rendah 60 sentimeter,” jelas Hasanuddin.

Sementara, Hartono warga setempat mengatakan, rob yang melanda kali ini terbilang besar, dari pada beberapa waktu lalu.

“Kali ini paling besar. Warga sudah berupaya menutup aliran air yang masuk, tapi tetap saja,” tandasnya.

Pria 56 tahun ini menjelaskan, rob datang setiap sore hari. Warga pasti was-was, dan seperti diteror. “Air datang tiap sore, mulai surut pas tengah malam, kemudian sore datang lagi. Warga seolah diteror,” pungkasnya.

Reporter : Arsyad
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here