Merakyat, Bupati Pamekasan Datang Langsung Menyuapi Warga Lansia

oleh -34 views
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, ketika menyuapi ibu Ruk warga Kelurahan Barurambat Kota.

PAMEKASAN, Selasa (15/06/2021) suaraindonesia-news.cim – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, melauncing program lansia dengan membawa paket makanan menggunakan sepeda motor dari rumah dinas menuju rumah rumah-rumah warga lansia di 13 kecamatan yang ada di wilayah bumi gerbang salam.

Bupati yang akrab disapaa Mas Tamam ini memberikan paket makan sehari du kali itu dengan mengendarai sepeda motor datang ke beberapa warga di Kelurahan Barurambat, Kecamatan Kota Pamekasan.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, menyampaikan, rantang tersebut berisi nasi dan lauk pauk diberikan kepada lansia yang hidup sebatangkara. Bahkan, saya barusan menyuapi orang-orang sepuh itu terasa seperti orang tua.

“Saya merasa seperti ibu sendiri, nyuapin orang sepuh itu bukan hanya sekarang. Terutama kepada umi saya di rumah,” kata Bupati Pamekasan, setelah selesai makan bersama warga lansia di Kelurahan Barurambat Kota, Selasa (15/06/2021) pagi.

Saat mendatangi rumah Mainah (71) warga RT 05 RW 05 dan rumah Bu Ruk (65) RT 01 RW 01 Kelurahan Barurambat Kota. Di dua rumah lansia tersebut bupati mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar, lantaran orang nomor satu di Pamekasan yang datang langsung ke rumah lansia.

“Rancangan program memberi jatah makan dua kali sehari kepada para lansia ini setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang banyaknya lansia yang tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” tambahnya.

Pemkab Pamekasan melalui dinas sosial, akhirnya mengeluarkan kebijakan program memberi makan lansia setelah sebelumnya melalui verifikasi dan validasi data yang cukup panjang agar bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai dengan kategori sebagaimana yang tercantum dalam peraturan bupati. Yakni lansia hidup sebatangkara, lansia hidup bersama disabilitas tidak produktif dan lansia yang hidup bersama anak tidak produktif untuk mendapat makanan tambahan yang sehat. Sehingga para warga lansia proteinnya bisa tercukupi dengan baik.

“Nanti akan ada petugas datang ke bu Ruk ini pagi dan sore pakai rantang isi nasi, ikan dan sayur. Harapan kita juga nanti bu Ruk mendapat kesehatan dari Allah, panjang umur dan program ini bisa terus berkelanjutan,” harapnya.

Bupati yang masuk dalam bursa tokoh layak memimpin Jawa Timur tersebut meminta para pengantar nasi yang bertugas mengantarkan makan dua kali sehari kepada para lansia ikhlas seperti merawat ibu sendiri agar mendapat pahala berlipat dari Allah SWT.

“Ini program luar biasa, makanya saya minta keikhlasan, kesabaran dalam memberikan pelayanan kepada seluruh lansia sebatangkara ini berjalan berpondasikan keikhlasan serta kerja profesional. Kenapa kita perlu ikhlas dan sabar serta profesional? Karena program ini melayani orang harus bersungguh-sungguh,” tandasnya.

Bupati yang sangat semangat memajukan Pamekasan ini melanjutkan, bekerja mengantarkan tambahan makanan sehat dan bergizi dua kali sehari harus dilandasi semangat perjuangan dan pengabdian.

Tahun 2021, ada 400 lansia di 13 kecamatan akan mendapat bantuan makanan sehat dua kali sehari dari pemerintah daerah yang akan diantar oleh petugas dua kali sehari.

Sementara Ibu Ruk salah satu warga lansia menyampaikan, dirinya merasa bangga kepada Bupati Pamekasan yang telah peduli kepada masyarakat miskin, selain itu juga dirinya tidak menyangka kalau orang nomor satu di Pamekasan bisa menyuapi secara langsung.

“Terimakasih pak bupati, terimakasih telah peduli dan rela menyuapi sambil makan bersama dengan kami,” kata Bu Ruk kepada Mas Tamam sebelum orang nomor satu di Pamekasan itu pamit kembali ke rumah dinasnya.

Disisi lain, Siti tidak lain kerbat Ibu Ruk mengatakan, tidak menyangka Bupati bisa makan bersama dan menyuapi Ibu Ruk.

“Mimpi apa tadi malam kamu bu Ruk kok sampek disuapin bupati, terimakasih pak bupati,” teriak Siti, salah satu perempuan paruh baya yang melihat langsung kepedulian Bupati Pamekasan.

Program Terobosan baru Bupati Pamekasan itu menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten yang diha.(Adv)

Reporter : May
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *