Melempar Bondet Pada Polisi, Curanmor di Batu Tewas Kena Sendiri

oleh -110 views
Andi Wicaksono. Saksi aksi pelemparan bondet dari pencuri kepala polisi.

KOTA BATU, Selasa (16/3/2021) suaraindonesia-news.com – Dikejar polisi dan melawan, Satu dari dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (ranmor) hendak menyerang polisi dengan cara melemparkan bom bondet  di depan rumah Andi Wicaksono  Jl Moh Hatta, Desa Pendem, kecamatan Kota Batu, Selasa (16/3/2021)  dini hari pukul 02.00 WIB malah terkena bondet sendiri.

Akibatnya, Abdul Alim seorang ranmor, warga Tropodo, Pasrepan, Pasuruan tewas terkena bondet yang dibawa sendiri, dada dan punggungnya terluka parah. Selain menewaskan pelaku, juga melukai petugas kepolisian dari Polres Batu yang hendak menangkapnya, sementara seorang pelaku lainya berhasil kabur melarikan diri.

Saking kerasnya suara bom bondet, hingga menyebabkan kaca jendela rumah Andi Wicaksono  pecah berantakan tanpa ada sisa yang menempel di kusen.

Andi Wicaksono yang mendengar suara ledakan langsung keluar menuju pusat ledakan, ia langsung kaget ketika melihat dua orang pria tergeletak di tepi jalan tepat di depan rumahnya. Satu pria tergeletak tewas dan satu pria lainnya yang merupakan anggota Polisi Polres Batu mengerang kesakitan karena pergelangan tangan terluka disambar ledakan bondet.

“Dua pencuri itu informasinya sudah dikejar sama polisi sejak dari Pasuruan hingga disini. Kemungkinan pencuri yang tewas itu hendak melemparkan bondetnya ke polisi, tetapi malah terkena sendiri dan kaca cendela saya” kata Andi Wicaksono.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus membenarkan adanya aksi pelaku curanmor yang hendak menyerang polisi dengan melempar bondet.

“Benar, jika korban dari kepolisian adalah anggota Polres Batu dan sekarang sedang berada di RS Hasta Brata menjalani perawatan, sedang Satu orang pelaku bernama Imam meninggal dunia di lokasi,” kata dia.

Dia mengungkapkan, satu pelaku yang kabur masuk sebagai DPO Polres Malang. Abdul Alim dan pelaku yang berhasil kabur itu merupakan bagian komplotan ranmor Karangploso beberapa waktu lalu. Komplotan itu juga membawa bondet dan menyerang petugas saat akan ditangkap.

“Pelaku ini ada keterkaitan dengan kasus bondet beberapa waktu lalu yang terjadi  di Karangploso. Kami pernah menangkap dua anggota jaringan ini. Sekarang menjalani sidang di PN Kota Malang,” pungkasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *