Marudut Alfreddy Pahlawan Listrik di Ujung Nias Diundang Direktur Utama PLN

oleh -29 views
Marudut Alfreddy

NIAS, Sabtu (2/12/2017) suaraindonesia-news.com – Prestasi terus di dapat oleh PLN Area Nias yang terletak di ujung Indonesia bagian Barat itu, Hal ini terbukti dengan diundangnya salah satu Pahlawan terang itu dari Pulau Nias.

Namanya Marudut Alfreddy dengan jabatan Supervisor Teknik Kantor Jaga Tuhemberua dan Lahewa – Pulau Nias dengan segudang prestasi dan kegigihannya untuk membuat Nias terang akhirnya Marudut akan menjadi tamu spesial direktur PLN pada, Senin, 4 Desember 2017 lusa di Jakarta.

Melalui video pendeknya Marudut menceritakan perjuangannya semasa dia ditugaskan di Pulau Nias.

“Saya bekerja di PLN Nias sudah 3 tahun 4 bulan, untuk di kantor jaganya 2 tahun 4 bulan, 1 tahun di Area, selama bekerja di Nias ada banyak suka dan duka serta masyarakatnya yang keras. Masalah utama PLN di Nias adalah pepohonan yang sangat dekat dengan jaringan PLN dan pohon tersebut tidak bisa ditebang dengan gampang karena ada pemiliknya,” tuturnya.

Lanjutnya, untuk itu kita butuh pendekatan yang persuasif, pertama saya cari tahu dulu kisah dulunya seperti apa lalu saya cari tau siapa yang punya pohon tersebut, pas tau siapa pemiliknya kebetulan saya dengar kabar dia (pemilik) datang ke Nias saya jumpai ke rumahnya di Kota Gunungsitoli, saya juga bicara dengan pemilik pohon ini bersama pak Poltak.

“Waktu jumpa pertama itu beliau belum ada respon yang positif tapi mulai dari situ pak Poltak ajari saya “kamu dekati terus” kemudian saya dekati dia (pemilik pohon). Kebetulan saat itu dia stay di Jakarta bukan di Nias jadi saya dekati keluarganya, jadi alasannya waktu itu, sebenarnya alasannya sama semua sih “itu warisan keluarga” jadi dia tidak bisa kasih putusan tapi saya pepet terus hampir tiap minggu saya hubungi, ke rumahnya, terakhir ya bersyukurlah bisa ditebang, setelah 2 bulan setelah itu pun saya juga koordinasi dengan kades-kades yang 5 desa yang terkena akibat pohon itu, sama pemuda setempat, baru berhasil dibulan ke 2″. Marudut menceritakan salah satu pengalamannya sebagai pahlawan terang di Pulau Nias. (T2g/Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *