Magersare Terobosan Ahmad Yunus Menuju Pilkada 2020

oleh -39 views
Bakal Calon Wakil Bupati Sumenep, Ahmad Yunus.

SUMENEP, Selasa (10/3/2020) suaraindonesia-news.com – Ahmad Yunus sosok yang mempunyai pemikiran tinggi, memiliki integritas dan loyalitas terhadap kaum melineal mencalonkan dirinya melalui PPP, sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Sumenep. Dalam pencalonan tersebut, ia memiliki visi misi untuk Sumenep kedepannya, Selasa (10/3).

Ahmad Yunus adalah calon yang memiliki basis dukungan kalangan anak muda. Selama ini dikenal sebagai representasi anak muda yang terjun dalam kontestasi pilkada Sumenep 2020. Momentum bonus demografi dimana menjadi ledakan jumlah penduduk usia produktif yang besar di Indonesia merupakan momentum anak muda maju mengambil estafet kepemimpinan nasional maupun daerah.

Ahmad Yunus, menyampaikan, PPP dapat memainkan isu populisme politik dengan menyasar pada isu-isu kepemudaan di mana-mana. Selama ini anak muda hanya dijadikan komunitas politik diajak bicara hanya pada saat Pemilu untuk kepentingan elektoral belakang. Peningkatan kesadaran politik anak muda, perlu disambut dengan mengakomodasi perjuangan narasi, ide, dan gagasan anak muda, dalam spektrum yang lebih nyata dalam politik.

“PPP membutuhkan tokoh muda yang bisa masuk dalam komunitas dan lingkungan anak muda. Hal ini penting dilakukan meningkat meningkatkan perolehan suara PPP. Selain itu diperlukan model sosialisasi kampanye yang fresh dan sesuai dengan jiwa muda semua halnya di atas itu bisa dilakukan oleh masyarakat dan komunitas anak muda pendukungnya,” jelasnya.

Pria yang mencalonkan dirinya dan mengedepankan para kaum remaja ini memiliki visi misi yang sangat menarik dalam meju ke Pilkada 2020.

“Saya memiliki Visi: Bersama Bupati transformasi Sumenep menjadi kabupaten yang unggul dan berdaya saing. Untuk Misi: yang bertajuk (Magersari) Pengelolaan pemerintahan yang yang berorientasi pada rakyat,” paparnya.

Pada misi yang bertajuk Magersare. Diciptakan olehnya adalah salah satu untuk menyampaikan tujuan mensejahterakan Sumenep untuk kedapannya.

“Kepanjangan dari Magersare itu adalah Makmor, Gotong-royong, Ressek, dan Asre,” ungkapnya.

Tambah Yunus, dalam penjabaran Magersare itu ada empat poin. Salah satunya memiliki beberapa penjelasan yang sangat menarik. Dari penjelasan itu pasti fokus pada perkembangan Kabupaten Sumenep kedepannya. Empat poin itu berikut penjelasannya.

1. Makmor: mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program sosial ekonomi yang dapat sasaran dan efektif membentuk ekosistem ekonomi rakyat dengan target menekan kemiskinan meningkatkan daya beli dan pemerataan ekonomi;

2. Gotong royong: menumbuhkan semangat melalui program-program berorientasi pada pencapaian kesejahteraan efektif. Sebagai manifestasi ekonomi kerakyatan dan peningkatan peran serta masyarakat khususnya Pemuda. Momentum bonus demografi dengan target menekan pengangguran kriminalitas dan penyakit masyarakat kenakalan remaja;

3. Ressek: melakukan reformasi birokrasi untuk membangun pemerintahan yang bersih akuntabel dan transparan serta membangun pelayanan public dan berorientasi pada rakyat;

4. Asre: peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui lingkungan yang efektif, serta pengembangan ramah lingkungan. Semua program tersebut dapat dilaksanakan dengan syarat kesamaan platform, antara bupati dan wakil bupati dalam membangun pemerintahan yang efektif efisien dan bersama-sama menyelesaikan kompleksitas permasalahan di Kabupaten Sumenep.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *