Lomba MIPA Wadah Lahirnya Anak-Anak Berkualitas

oleh -46 Dilihat

Lomba MIPA Wadah Lahirnya Anak-Anak Berkualitas

Sumenep, Suara Indsonesia-news.com – Kegiatan lomba di bidang pendidikan dapat menjadi wadah lahirnya anak-anak didik yang berkualitas, berdaya saing dan berprestasi. Sebab, untuk menjadi pemimpin dan orang tua yang berhasil manakala kita mampu membentuk generasi kita menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH.A.Busyro Karim, M.Si pada pembukaan Lomba Olimpiade MIPA Tingkat SD/MI, SMP dan SMA Kabupaten Sumenep Tahun 2013” di halaman Kantor Dinas Pendidikan Sumenep, Kamis (28/02).

Selain sebagai sarana pengembangan bakat dan minat anak-anak didik, menurut Bupati juga ikut serta membantu pemerintah Kabupaten Sumenep dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu Bupati berharap khususnya kepada paara peserta lomba MIPA untuk meng gunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Dan menjadikan lembaran sejarah hidupnya, dengan lembaran kreasi, inovasi dan prestasi.

“Sebab, prestasi tidak datang seketika dan tiba-tiba. harus ada proses yang kalian lalui, yakni belajar dan belajar.”Ujarnya dihadapan pada peserta lomba MIPA tersebut.

Bahkan, diakui pulakegiatan tersebut juga menjadi rencana jangka panjang Pemerintah Kabupaten Sumenep. Dengan melihat dari struktur penduduk Kabupaten Sumenep, dari 1 juta 144 ribu 871 penduduk Sumenep, usia 6-19 tahun mencapai 245 ribu 722 jiwa. Sehingga, cukup besar untuk menopang kemajuan Sumenep 20, 30 dan 40 tahun kedepan.

Sekedar di ketahui, bahwa Indonesia tidak bisa dianggap remeh dalam urusan kecerdasan. Kementerian Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) melansir, ada sekitar 1,3 juta anak usia sekolah yang berpotensi cerdas istimewa dan berbakat istimewa. salah satu tandanya adalah IQ mereka lebih dari 130.

Dan diantara jutaan potensi tersebut, baru sekitar 9.500-an anak yang sudah mendapat layanan khusus, sementara yang lainnya masih belum dikembangkan secara optimal. Untuk itu, mumpung masih muda, Bupati mengingatkan, proses transper pengetahuan akan mudah dicerna. sebagaimana kata pepatah. “belajar di waktu muda seperti mengukir diatas batu, sementara belajara di waktu tua seperti menulis diatas air”.

Bahkan, pihak terkait baik Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah, dan orang tua hendaknya potensi anak-anak didik tidak boleh dibiarkan begitu saja.
“Berilah perhatian khusus pada anak-anak kita yang berkemampuan khusus tersebut agar potensinya tidak menurun dan berkurang.”Tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, melalui kegiatan lomba MIPA tersebut diharapkan muncul siswa-siswa berprestasi yang mampu mengukir prestasi tidak hanya di tingkat Kabupaten Sumenep, namun nantinya juga mampu bersaing di tingkat Propinsi bahkan Nasional.

“Kegiatan lomba MIPA ini diikuti dari berbagai siswa Tingkat SD/MI, SMP dan SMA se Kabupaten Sumenep dari seluruh Kecamatan yang sudah disaring sebelumnya.”Tambahnya.

Reporter : ren

Tinggalkan Balasan