Linkrafin Jember Lolos 5 Besar Lomba KAMU AKU Kemenparekraf RI

oleh -188 views
Personil Linkrafin saat latihan mempersiapkan penampilan malam final di Jakarta pada 24 Mei mendatang. (Foto: Dok. Linkrafin).

JEMBER, Kamis (06/05/2021) suaraindonesia-news.com – Lomba Karya Musik Anak Komunitas (KAMU AKU) yang digelar Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah memasuki tahap ketiga penjurian dimana para juri telah menentukan 5 finalis yang berhak tampil di Jakarta.

Salah satu finalis yang terpilih adalah Linkrafin (Lingkar Kreatif Independen) dari Jember, Jawa Timur.

Founder Linkrafin, Yudho Andriansyah mengaku, Linkrafin telah memperoleh undangan untuk tampil pada malam final yang akan dilaksanakan pada 24 Mei 2021 mendatang.

“Jember ternyata mampu dan kita patut bangga bahwa musik Jember layak diperhitungkan di kancah nasional,” kata Yudho kepada suaraindonesia-news.com, Kamis (06/05).

Saat ini, tim Linkrafin sedang mempersiapkan diri untuk penampilan di malam final secara langsung, membawakan musik berjudul Jember Nusantara.

“Kita saat ini sedang sibuk latihan terus untuk penampilan di malam final tersebut,” ungkap Yudho.

Linkrafin juga akan menggelar pementasan karya musik di Jember, Jawa Timur.

“Untuk tanggalnya rahasia dulu ya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Harian 1 Bidang Seni dan Budaya, Bobby Rahadyan mendeskripsikan buah karya musik berjudul Jember Nusantara yang masuk 5 besar tersebut.

Pemilihan judul Jember Nusantara mengandung pesan bahwa Konsep Nusantara dengan segala kemajemukan sukunya itu ada di Kabupaten Jember.

Hal itu didukung dengan adanya beberapa Perguruan Tinggi yang menjadi tujuan belajar banyak orang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kabupaten Jember secara lokal masyarakatnya terdiri dari suku Madura dan Jawa, namun tidak hanya dua suku tersebut yang berada di Jember, banyak kampus favorit di kota ini dimana mahasiswanya dari berbagai daerah, ada mahasiswa dari Medan, Papua, Solo, dan lainnya, para mahasiswa itu tinggal di kota tembakau ini, itulah bukti bahwa Nusantara ada di Kabupaten Jember,” jelas Bobby.

Dalam menyampaikan pesan tersebut, karya musik Jember Nusantara mempunyai komposisi berbagai suku yang dikemas dengan memadukan unsur modern dan magis dari berbagai etnik.

“Ada kijung, ada gamelan, sinden, sapek, musik patrol sebagai ciri khas Jember, ada suling sunda, ya nusantara lah. Lalu ada piano klasik juga,” papar Bobby merincikan.

Dia berterima kasih kepada Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto yang telah memberikan dukungan dan meyakinkan bahwa seni dan budaya Jember bisa bangkit.

“Nanti kita terus kembangin ke segmen Ekonomi Kreatif juga, jadi dua segmen seni musik dan ekraf ini akan kita kerjakan dulu,” ujarnya.

Untuk diketahui, dewan juri yang terlibat dalam lomba ini di antaranya, Viky Sianipar (musisi), Mia Ismi (Musisi), Astrid Lea (Musisi), Budi Dalton (Akademisi Musik), Mohammad Amin (Etnomusikolog/Direktur Industri Kreatif Musik, Seni Pertunjukan, dan Penerbitan Kemenparekraf/Baparekraf) serta Helmy Yahya (juri tamu).

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *