Berita UtamaHukumPeristiwaRegional

Kualitas Proyek Pavingisasi di Kecamatan Wongsorejo Disoal Warga

×

Kualitas Proyek Pavingisasi di Kecamatan Wongsorejo Disoal Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20180106 194343
Salah Satu Pekerjaan Proyek Pavingisasi

BANYUWANGI, Sabtu (06/01/2018) suaraindonesia-news.com – Proyek pembangunan yang dibiayai APBD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tidak semuanya sesuai harapan. Alasannya banyak hal, bisa waktu pelaksanaan yang terbatas dan harus tepat waktu sesuai kontrak. Tidak menutup kemungkinna ada rekanan jasa kontruksi mengerjakannnya asal selesai tanpa pertimbangan kualitas.dan kondisi lapangan.

Seperti, Proyek pavingisasi Berkala Jalan di Desa Desa, yang ada di Kecamatan Wongsorejo Munjungan senilai hampir Rp. 300 Juta yang kondisinya beberapa bagian belum selesai dan terkesan terburu asal jadi. Pekerjaan itu harus selesai dikerjakan sesuai dalam kontrak tanggal 27 Desember.

Pantauan dilapangan, kondisi jalan yang baru di rabat dan ada pembangunannya yang masih belum selesai, dibeberapa titik jalanan ambles, pecah, terkelupas dan ada yang retak retak.

Dikatakan Sumar dan Suhari warga Krajan Wongsorejo mengaku sangat kecewa terhadap hasil pembangunan didaerahnya yang minim pengawasan.

“Karena kurangnya pengawasan, CV yang mengerjakan terkesan asal jadi dan efeknya diperkirakan bangunan tidak akan bertahan lama,” terang Sumar.

Menurutnya, campuran material semen dan pasir serta koralnya sangat berbeda jauh bila dibandingkan pembangunan yang dibangun masyarakat.

“Cor hanya di tebar saja diatas jalan lama tanpa adanya pengerasan dibagian tanah bawah sehingga dihawatirkan mudah rusak,” imbuh Suhari warga setempat.

Dengan adanya pembangunan pemerintah, seharusnya bisa berdampak manfaat yang positif bagi masyarakat. Tapi kalau kenyataan seperti itu, sudah tentu warga yang dirugikan.

“Kami sebagai warga sangat merasa dirugikan oleh CV yang mengerjakan proyek didaerah kami, akan kondisi jalan saat ini dan kami berharap dinas terkait memperhatikan keluhan kami sehingga selama masih pemeliharaan, ada tanggapan untuk memperbaiki jalan didesa kami,” ungkapnya.

Disamping itu pekerjaan saluran dan pwnguatan badan jalan juga terkesan asal asalan padahal ini jelas jelas menggunakan agaran APBD 2017.

“Melalui Dinas terkait harapan saya mudah mudahan untuk tahun tahun berikutnya supaya pengawas yang berweng lebih inten dan pekah tethadap pembangunan sehingga rakyat tidak di rugikan dengan ulah CVyang di tunjuk,” ucapnya.

Sementara camat wongsorejo Sulistiowati ketika di hubungi media ini tidak ada di,bwliau sedang mengikuti acara di pemda ucap salah satu setap yang ada di kantor.

Reporter : Harto
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam