Korwilcam Tanjung Morawa Tinjau Program Gerakan Siswa Mengaji

oleh -132 Dilihat
Foto: Korwilcam Tanjung Morawa Dr Tikwan Siregar, M.Pd, saat meninjau Program Gerakan Siswa/i Mengaji dan Membaca Al Kitab pada 2 sekolah di Tanjung Morawa yakni Sekolah SDN 101896 dan SD Swasta Islam Terpadu Deli Insani, Senin (23/05/2022).(Foto: M. Habil Syah/SI)

DELI SERDANG, Senin (23/05/2022) suaraindonesia-news.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang melaksanakan kegiatan deklarasi gerakan siswa/siswi mengaji membaca Alquran bagi umat beragama Islam dan membaca Kitab Injil bagi yang beragama Kristiani.

Program ini sudah dicanangkan Bupati Deli Serdang sejak 13 April lalu. Khusus untuk Kecamatan Tanjung Morawa, kegiatan ini sejalan dengan momentum pada bulan Ramadan dan Syawal 1443 H.

Korwilcam Tanjung Morawa, Dr Tikwan Siregar, dalam melanjutkan pencanangan program gerakan siswa/i mengaji dan membaca Alkitab, terlihat saat dirinya mengunjungi 2 sekolah di Tanjung Morawa yakni Sekolah SDN 101896 dan SD Swasta Islam Terpadu Deli Insani, Senin (23/05/2022).

Dalam kunjungan itu, Korwilcam didampingi K3UPT Tanjung Morawa, Asvet Tarigan dan Kepala Sekolah SDN 101896 Nurbaina Simatupang.

Dalam kesempatan itu, Dr Tikwan Siregar, menyampaikan bahwa terdapat beberapa fenomena dan gejala yang muncul di tengah keseharian dalam kehidupan masyarakat yang terjadi di kalangan sebagian kecil anak-anak usia sekolah pada waktu dan jam tertentu.

Menurutnya, waktu tersebut mereka seharusnya sudah berada di rumah berkumpul dan beribadah bersama keluarga masing-masing.

“Semua kita berharap pada waktu tertentu seperti setelah ibadah magrib, anak-anak ini berada di rumah dengan keluarga untuk mengaji dan belajar seperti tradisi kebiasaan kita dulu-dulu,” kata dia, pada sejumlah media.

Namun, faktanya pihaknya masih menemukan kerumunan anak-anak usia sekolah. Gejala seperti ini sangat berdampak negatif bila tidak segera diupayakan hal-hal yang positif secara bersama-sama.

“Tentunya akan bisa membimbing anak-anak kita yang lebih baik,” jelasnya.

Selanjutnya, Dr. Tikwan menjelaskan bahwa salah satu dampak negatif yang sangat dirasakan sebagai pendidik sekaligus tokoh masyarakat, melihat kondisi seperti itu yakni berkurangnya atau menurunnya adab atau akhlak anak-anak yang masih dalam usia sekolah.

“Ini perlu dijadikan perhatian, karena inti dari pendidikan adalah pendidikan budi pekerti dan pendidikan karakter akhlak mulia. Sebab, tidak ada artinya jika seorang anak nanti hingga ia dewasa menjadi orang hebat, orang cerdas dan jenius, jika tidak berakhlak mulia,” tegas dia.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak sivitas sekolah se-Kecamatan Tanjung Morawa, untuk membaca Alquran dan Alkitab 20 menit sebelum atau sesudah dimulainya kegiatan belajar mengajar di kelas.

“Kami sengaja datang ke sini, mengajak seluruh bapak, ibu, dan anak-anakku semua melaksanakan Program Gerakan Tanjung Morawa Mengaji, guna membangun generasi cerdas yang dilandasi iman dan taqwa berakhlaqul qarimah,” ajak Dr. Tikwan Siregar.

Program Gerakan Tanjung Morawa Mengaji yang merupakan program kerja Bupati Deli Serdang, dinilai akan mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Di waktu yang sama, Dr Asvet Tarigan menambahkan, proses pendidikan di sekolah tidak hanya sekadar menekankan pada pencapaian aspek kognitif belaka.

Akan tetapi pada aspek afektif dan psikomotorik harus ada keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual serta kecerdasan sosial antara lahir dan batin, jasmani dan rohani, antara belahan otak kiri dan kanan serta antara dunia dan akhirat.

“Dengan membiasakan membaca Alquran dan membaca Alkitab, kita mampu mewujudkan masyarakat berbudaya, bermartabat, bermarwah, serta meningkatkan ilmu keagamaan kepada generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Untuk itu, program siswa/i mengaji ini terutama kegiatan siswa/i mengaji di lingkungan keluarga dan masyarakat di sekolah harus terus digalakkan. Minimal, diimplementasikan selama 20 menit di awal dan diakhir pelajaran selain jadwal literasi dan lainnya.

“Program Siswa/i Mengaji ini terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat di sekolah, kegiatan ini masih tetap terawat tetap terpelihara tetap berlangsung diterapkan di implementasikan selama 20 menit di awal atau diakhir membacanya,” tambah Asvet Tarigan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 101896 Nurbaina Simatupang memberikan apresiasi kepada Pemkab Deli Serdang yang telah konsisten dan komitmen dalam pelaksanaan kegiatan program siswa/i mengaji tersebut.

“Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabuoaten Deli Serdang, Alhamdulillah Bupati sangat merespon dan partisipasi sudah sangat luar biasa, kami selaku bagian dari masyarakat sekolah untuk ikut serta berperan di liingkungan sekolah, respon baik itu disambut dengan deskripsi juga dengan para orang tua hingga akhirnya muncullah kegiatan ini,” ujar Nurbaina Simatupang.

“Kita sebagai umat yang beragama, tidak boleh melupakan Alquran dan Al kitab karena ini merupakan pedoman hidup,” tandasnya.

Reporter: M. Habil Syah
Editor: Nurul Anam
Publisher: Ipul

Tinggalkan Balasan