Kornas TRC PA Minta Polisi Lebih Serius Ungkap Kasus Hilangnya Balita Yusuf Ghazali

oleh -109 views
Kornas TRC PA, Naumi Supriyadi.

SAMARINDA, Senin (30/12/2019) suaraindonesia-news.com – Seperti ramai diberitakan sejumlah media online di Samarinda, terkait hilangnya balita Yusuf di tempat penitipan anak (Day Care), Dinas Pendidikan Kota Samarinda telah menutup tempat penitipan anak (day care) dan PAUD Jannatul Athfaal terkait kasus tewasnya balita Yusuf Ghazali (4).

Dinas pendidikan menganggap Day Care tersebut lalai mengawasi siswanya, sehingga Yusuf hilang dan di duga ditemukan di sebuah parit dalam kondisi tanpa kepala.

“Penutupan ini berdasar pertimbangan yang matang, Hasil investigasi keterangan polisi dan diskusi bersama oganisasi masyarakat, sekolah lalai,” kata Asli Nuryadin saat diwawancarai wartawan, Jumat (27/12).

Kasus hilangnya Balita Yusuf mendapat pengawalan serius Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) melalui koordinator wilayah Kalimantan Timur, Bunda Rina Zainun yang tak pernah lelah untuk mencari fakta.

Sementara Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Rusmini Supriadi meminta Polisi lebih serius menangani kasus hilangnya Balita Yusuf.

“Jangan sampai gara – gara lambatnya penanganan kasus tersebut, akan membuat citra polisi jadi buruk di hadapan publik, mengingat kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini makin marak dan proses penanganan kasusnya terkesan lambat,” tukas aktivis yang akrab di sapa Bunda Naumi itu dengan tegas.

Reporter : Trisula
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *