KMMR Gencarkan Sosialisasi Cegah Paham Radikal

Abdul Azis Ketua Umum KMMR Saat Sambutan Pembukaan Seminar Kebangsaan. di Hall Osman Mansur Universitas Islam Malang (Unisma). Selasa (27/2/2018).

KOTA MALANG, Selasa (27/2/2018) suaraindonesia-news.com – Kesatuan Mahasiswa Malang Raya (KMMR) kini terus mengencarkan sosialisasi pencegahan dan penangkalan paham radikal yang berpotensi mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan menggelar Seminar Kebangsaan. Selasa (27/2/2018).

Aktifis Mahasiswa ini akan terus melakukan sosialisasi keseluruh kampus di Malang Raya dengan sasaran para generasi muda  ke berbagai Kampus di Malang Raya.

Abdul Azis  ketua Umum KMMR saat ditemui usai seminar tentang pencegahan dan penangkalan paham radikal, Selasa (27/2/2018) di Kampus Unisma Malang, mengatakan dengan digelarnya seminar itu diharapkan 250 peserta seminar dapat memahami akan bahayanya paham radikal dan teroris.

“Dalam seminar itu para pemateri berusaha memberikan penanaman karakter generasi muda untuk mencegah dan menangkal terutama pengaruh media sosial,” ungkap kata Pemuda yang kesehariannya akrab di sapa Acik itu. Selasa (27/02/2018).

Seminar Kebangsaan. Selasa (27/2/2018) di Hall Osman Mansur Universitas Islam Malang (Unisma).

Menurutnya, peserta yang hadir dalam acara itu, tidak hanya diikuti mahasiswa tetapi berbagai pelajar SMA/SMK/MA di Malang Raya juga ikut serta, bahkan wakil organisasi kepemudaan dan ormas Islam juga ikut menyemarakkan acara tersebut.

Baca Juga: Polres Batu Antisipasi Teror ’Orang Gila’ Terhadap Ulama 

Ia berharap dengan berakhirnya acara itu para peserta dapat menumbuhkan kepedulihan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa paham radikal di bumi Indonesia itu bahaya.

“Kami berharap dan mengajak kepada seluruh anak bangsa ini untuk bahu membahu berbuat kebaikan dalam rangka menjaga negeri ini  dari kejahatan seperti korupsi, narkoba dan terorisme” Kata Aktivis yang pernah jadi Ketum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Unisma itu.

Acara yang bertempat di Hall Osman Mansur Universitas Islam Malang (Unisma) itu di isi tiga pemateri, diantaranya, Ahmad Barizi, Dosen Filsafat & Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Zulfi Mubarak dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. dan Dr. Muhammad yahya, PhD. Pembina kampung muslim di Australia.

Sementara itu pemateri seminar Ahmad Barizi dari Dosen Filsafat dan Tasawuh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengatakan dalam mencegah dan menangkal paham radikal itu ada tiga solusi.

“Ada tiga peran penting bagi umat islam Indonesia dalam merespon perubahan disaat ini yakni harus ada dukungan kepada Negara,” Kata Ahmad Barizi.

Kedua, ia menyebut mengembangkan pemahaman islam sebagai sumber kesadaran dan ketiga, menyiapkan prasarana sosio cultural bagi pengembangan masyarakat yang siap berkompetisi diera global.

Adi Wiyono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here