Kiat Manajer Muda Bangkitkan “Gairah” Wisata Di Hotel Mutiara Carita

oleh -156 views
Tony, Manajer Hotel Mutiara Carita saat berpose di front office.

PANDEGLANG, Sabtu (30/1/2021) suaraindonesia-news.com – Dampak Pandemi Covid -19 Memang hampir dirasakan oleh seluruh sektor ekonomi di Indonesia. Pandemi ini juga turut mengancam 180 ribu tenaga kerja industri Pariwisata. Hal tersebut di ungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan tahun lalu di Jakarta dalam acara jumpa pers.

Terlepas dalam hal itu, bagai manapun industri pariwisata merupakan salah satu tulang punggung penghasil Devisa di Indonesia di tengah konflik Pandemi Covid -19.

Ini merupakan tantangan tersendiri bagi para pengelola Pariwisata terutama di Provinsi Banten. Bagai mana kiat yang mereka berikan terhadap pengunjung guna memberikan rasa aman serta kepercayaan untuk berkunjung di hotel maupun penginapan nya.

Ditemui di salah satu ruangan Hotel Mutiara Carita, Tony selaku Manajer Muda dengan ramah menyambut awak media ditengah ramai nya pengunjung yang bermalam di penginapan nya.

“Pembenahan pasca tsunami hampir kita prioritaskan di seluruh aspek bangunan. Manuver Marketing kita arahkan ke masyarakat luas guna menarik wisatawan lokal dan mancanegara.penawaran produk unggulan pun tak lepas kita sampaikan guna memberikan edukasi pemahaman agar para pengunjung merasa nyaman berada di hotel kami dan sesuai dengan protokol kesehatan juga,” jelas nya.

“Saat ini, dengan jumlah 120 kamar hotel serta 36 cottages
Yang di bantu oleh 100 orang karyawan tetap kami siap melayani para pengunjung lokal maupun mancanegara. Disamping itu,pesona alam yang asri dengan dikelilingi pohon yang rindang serta kicauan burung yang bebas mewarnai suasana lingkungan alam sekitar,” tambah nya.

Lanjut Tony, Nuansa flora alam berbaur dengan pemandangan rusa totol yang sedang merumput di kelilingi danau buatan yang tersebar ribuan ikan nila khusus di berikan bagi pengunjung yang mempunyai hobi memancing.

“Dan satu lagi pemandangan yang eksotik yang jarang di jumpai di tempat lain saat berdiri di ujung dermaga dan mengarah ke pegunungan ada “LITLE BUDHA” pemandangan alam yang merupakan anugrah dan hanya terlihat di lokasi hotel kami,” pungkas nya.

Diharapkan, para pemangku kebijakan di pusat lebih memperhatikan khusus nya untuk sektor industri Pariwisata di Provinsi Banten. Dengan memberi masukan serta bantuan agar keselarasan antara pelaku wisata dan pemerintah tetap terjaga dan bersama membangun perindustrian Pariwisata.

Reporter : Yona S
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *