ACEH, Suara Indonesia
Puluhan siswa penghuni Panti Asuhan Taman Harapan, di Jalan Panglima Polem, Gampong Jawa, Langsa Kota, Selasa mendatangi Kantor DPRK Langsa sekira pukul 10:00 WIB menuntut uang jajan sekolah mereka yang sudah tiga bulan tidak pernah lagi di berikan oleh pihak Panti Asuhan, Selasa (4/11).
Aksi spontan penghuni panti Taman Harapan itu langsung diterima dan di tanggapi langsung oleh, Ketua DPRK Langsa, Burhansyah, Wakil Ketua II, Faisal, AMd bersama Ketua Komisi B, Noma Khairi, SKH, Wakil Ketua Zulfahmi, SE, Sekretaris Panut Alkisah, anggota Zulkifli Latif, Hj Sri Kumala Nurli, SE dan sejumlah anggota dewan yang ikut perduli.
Setelah menerima keluhan siswa, Burhansyah langsung meminta siswa kembali dan berjanji akan turun langsung ke panti asuhan. Berselang beberapa menit kemudian, pimpinan DPRK Langsa beserta anggota dan Kadis Sosial dan Mobilitas Penduduk Langsa, Mursyidin Budiman sudah sampai ke panti asuhan dan mengejutkan pihak panti.
“Pantauan Suara Indonesia, di Aula Panti Asuhan Taman Harapan tersebut, selanjutnya, siswa dan pengurus panti asuhan beserta pimpinan DPRK Langsa melakukan pertemuan di Aula Panti Taman Harapan, dan meminta pihak panti menunjukan arsip keuangan. Dalam kesempatan itu, Burhansyah juga mendengar keluhan penghuni panti bahwa selama 2014 baru tiga bulan mendapatkan uang jajan dari pihak panti senilai Rp150 ribu per bulan. Sementara 7 bulan dari sejak itu sisanya belum diterima oleh ratusan siswa penghuni panti.
Mendengar informasi itu, Ketua DPRK Langsa, Burhansyah dan anggota DPRK lainnya langsung naik pitam bahkan berang dan menyuruh Kepala Panti Asuhan Taman Harapan beserta pengurusnya segera menyerahkan berkas-berkas laporan menyangkut semua keuangan panti.
Dari laporan itu ditemukan, beberapa bulan uang jajan penghuni santri belum keluar dan sudah diamprah pihak Dinas Sosial. Kemudian, penyaluran uang jajan yang diduga tidak transparan dengan jumlah penghuni panti. Begitu juga terkait pembelian kelengkapan sekolah, seperti baju sekolah, sepatu, buku, alat-alat tulis, tas juga ditemukan banyak keganjilan.
Menyikapi permasalahan itu, Burhansyah meminta pihak penyidik Polres Langsa untuk melakukan penyidikan terhadap kasus ini, karena ini menyangkut kepentingan anak-anak panti asuhan tersebut. ” Tahun ini sudah berjalan 10 bulan, tapi baru tiga bulan anak-anak panti menerima uang jajan untuk sekolah mereka senilai Rp150 ribu perbulan.
Sementara, dari total penghuni 130 orang sudah banyak yang keluar, akan tetapi disini dilaporkan kenapa uang keluarnya sama seperti bulan-bulan sebelumnya,” tanya Burhansyah.
Kemudian, panti ini mendapat anggaran APBK ditambah lagi dari sumbangan masyarakat (dontur) yang memberikan beras dan uang, tentunya persoalann ini bisa memperkecil pengeluaran. Tapi kenapa ini tidak di ketahui ke mana saja uang-uang tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRK Langsa, Burhansyah juga mengingatkan pihak panti asuhan Taman Harapan menegaskan jangan pernah sekali-sekali menghina-hina kehidupan mereka. ” Semua kita harus sadar bahwa mereka ini manusia, (bukan binatang-red).
Jika ada dari tingkah laku yang salah terhadap mereka, tolong bimbing dan arahkan mereka. Apalagi menghina dan menghukum mereka dengan hal-hal yang tidak masuk akal. Jika ini diduga terjadi lagi, pihaknya akan mencopot kepala panti,” tegasnya geram.
Dijelaskannya, apapun alasannya mereka sama seperti kita. Mungkin karena nasibnya saja yang berbeda. Jadi jangan perlakukan mereka seperti itu. Kemudian kepada kapala panti dan Kadis Sosial agar tidak memakan hak dari anak – anak yang tidak mampu itu, salurkan dan manfaatkan dengan sebenar-benarnya bantuan yang ada.
Baik itu untuk membeli baju, sepatu, disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, menurut yang diajukan, jangan dipelintir melalui bentu laporan yang ada.
Kadis Sosial dan Mobilitas Penduduk Langsa, Mursyidin Budiman pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya ke depan akan menyalurkan uang jajan anak-anak panti langsung dari tangan bendahara. Tidak seperti sekarang, dari tangan pengasuh yang juga memiliki keterbatasan. “Ujarnya.
Reporter : Rusdi Hanafiah

Hebat kinerja dprd langsa