JEMBER, Minggu (28/11/2021) suaraindonesia-news.com – Salah satu potensi bencana alam yang bisa mengancam Kabupaten Jember adalah tsunami. Ini sesuai peringatan dari BMKG dalam memasuki musim hujan ini bahwa pantai selatan berpotensi tsunami dan Kabupaten Jember sangat dekat dengan pantai selatan.
Plt. Kepala BPBD Kabupaten Jember, Sigit Akbari mengatakan, untuk antisipasi tsunami, yang bisa diantisipasi adalah kesiapan warga pesisir terhadap bencana. Selain itu sarana dan prasarana juga sangat penting.
Salah satu sarana yang sangat dibutuhkan apabila terjadi tsunami adalah TES (Tempat Evakuasi Sementara). Sigit menyampaikan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Jember belum memiliki TES.
“Jember belum punya TES karena memang biayanya sangat tinggi,” ungkap Sigit usai menjadi pembicara dalam sosialisasi Perda Jatim nomor 03/2010 tentang kebencanaan di Jatim, Sabtu (27/11).
Sigit mengaku, dulu sempat ada janji dari Pusat namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.
Oleh karena itu, sementara yang bisa di lakukan adalah memberikan simulasi saja, dengan mencari lokasi yang tinggi sebagai tempat evakuasi warga ketika terjadi tsunami.
“Kita simulasikan bahwa kalau, terjadi bencana Tsunami, ada titik-titik tertentu atau daerah yang tinggi sebagai tempat evakuasi saat terjadi tsunami terjadi.” tandasnya.
Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












