Kemenhub Luncurka Bus Wisata, Batu – Bromo dan Batu – Wali Limo, Tarif 50 Persen

oleh -1.771 views
Direktur Angkutan Multimoda Direktorat Angkutan Darat Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani mengunting pita didampingi walikota Batu Dewanti Rumpoko dan wakil walikota Batu Punjul Santoso, bersama pejabat forkopimda Kota Batu.

KOTA BATU, Sabtu (17/10/2020) suara Indonesia-news.com – Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Perhubungan Darat, Sabtu (17/10/2020) siang di Balai kota Among Tani kota Batu, Jawa Timur, meluncurkan moda tranportasi bus wisata jurusan Batu – Bromo dan jurusan Batu – Wali limo Tuban, Pulang Pergi (PP).

Layanan tranportasi wisata itu nantinya akan diberlakukan tarif murah, hanya berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu, artinya penumpang hanya dikenakan tarif 30 persen hingga 50 persen dari harga normal Rp 175 ribu.

Sementara dalam sepekan ini untuk menyambut HUT kota Batu ke 19. Mulai 15 Oktober hingga 21 Oktober 2020, digratiskan untuk umum. Sementara rute Tuban Wali limo bus wisata tersebut melewati jalur Pantura, Surabaya Lamongan PP.

Direktur Angkutan Multimoda Direktorat Angkutan Darat Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani mengatakan peluncuran bus wisata ini dinilai lebih murah lebih nyaman dan lebih sehat. Karena melakukan protokol kesehatan, dengan kapasitas penumpangnya hanya 50 persen sekitar 12 penumpang.

“Kita launching ini dengan subsidi 70 persen, tarifnya sekitar 50 persen. Hadiah HUT kota Batu yang ke 19. Mungkin selama satu Minggu ini kita gratiskan,” kata Ahmad Yani.

Jika dalam hasil evaluasi selama dua pekan, tiga pekan hasilnya bagus, Kemenhub, kata dia, memungkinkan akan dilakukan rute baru Batu – Bandara Juanda.

“Kami harap bentuk kerjasama ini bisa ditindak lanjuti Walikota Batu, dengan MoU membuka layanan tranportasi perkotaan.
Kami harap apa yang kami lakukan sekarang ini bisa bermanfaat untuk kota Batu dan kita semua,” jelasnya.

Menurutnya, Rutenya ini langsung ke tujuan wisata. Tujuannya adalah agar tranportasi yang digunakan, lebih murah lebih nyaman dan lebih sehat.

Imam Suryono Kepala Dinas Perhubungan kota Batu menambahkan, jika peluncuran 2 bus ini nantinya akan ada penambahan menjadi tujuh bus. Untuk bus wisata itu transitnya berada di terminal kota Batu. Tentang teknis dan tarifnya adalah menjadi kewenangan Kemenhub.

“Ini diharapkan warga kota Batu dan masyarakat bisa menggunakan secara maksimal. Masyarakat kota Batu bisa wisata ke Bromo dan Wali limo dengan tarif murah,” kata Imam Suryono.

Meski mangkalnya di terminal kota Batu, hal ini lanjut dia, tidak mengganggu angkutan lain. Karena rutenya, wisata umum dan wisata religius.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *