Advertorial

Kelompok Tani Suka Maju Wakili Jatim Terima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2015 Dari Presiden RI

×

Kelompok Tani Suka Maju Wakili Jatim Terima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2015 Dari Presiden RI

Sebarkan artikel ini
A. Zaini Ketua Kelompok Tani saat berjabat tangan dengan Presiden RI
A. Zaini Ketua Kelompok Tani saat berjabat tangan dengan Presiden RI

Reporter : Fajar

Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Kelompok tani Suka Maju yang di ketuai oleh A. Zaini Mewakili Jawa Timur menerima penghargaan Adi Karya Pangan Nusantara 2015 dari Presiden RI. Ir. Joko Widodo di istana negara, senin kemaren  kata gori pelaku pembangunan ketahana pangan tingkat nasional tahun 2015.

A.Zaini ketua kelompok tani suka maju dan Penerima penghargaan adi karya pangan nusantara (APN) 2015 menyapaikan kepada wartawan suara indonesia, Rabu (30/12/2015), Demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan secara mandiri, ia selaku ketua kelompok tani suka maju sudah tidak enggan lagi yang setiap waktu selalu menghubungi Penyuluh Pertanian sebagai mitra kerjanya walau hanya untuk konsultasi agribisnis, terutama terhadap rakitan inovasi teknologi baru yang mau ditularkan pada anggotanya dan juga masyarakat tani di luar wilayah lingkungannya, dan ia masih mengaku belum puas walau rakitan inovasi teknologi yang ditrapkan sudah berhasil kalau hanya ditiru anggota namun belum ditiru oleh masyarakat tani diluar wilayahnya terutama di Kabupaten Sumenep, secara umum Madura Jawa Timur.

A.Zaini berharap, Kewajiban untuk mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga masyarakat, karena pembangunan pangan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, maka pemerintah bersama masyarakat bertanggung jawab untuk mewujudkannya.

A. Zaini Ketua Kelompok Tani bersama Ir. Bambang Heriyanto, M. Si Kepala Dinas Pertanian Sumenep
A. Zaini Ketua Kelompok Tani bersama Ir. Bambang Heriyanto, M. Si Kepala Dinas Pertanian Sumenep

Karena pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia sehingga pemenuhannya menjadi salah satu hak asasi yang harus dipenuhi, hak atas pangan telah diakui secara formal oleh banyak negara, termasuk Indonesia.

“Akhir–akhir ini isu pangan sebagai hak asasi semakin gencar disuarakan di berbagai forum, sehingga kita selaku pengguna kreatif teknologi dalam peningkatan ketahanan pangan perlu mengambil tindakan tegas untuk mencegah dan atau menanggulangi gejala kekurangan pangan guna tercapainya peningkatan produksi pangan, ketersediaan pangan, kesejahteraan masyarakat menuju kedaulatan pangan,”ujarnya.

Dengan keteguhan dan kegigihannya A. Zaini yang dipercaya selama dua periode oleh anggotanya sebagai ketua kelompok tani Suka Maju Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep yang selalu konsultasi dengan Penyuluh Pertanian di wilayah sebagai mitra kerjanya, Dia selalu mencoba berbagai rakitan rekayasa inovasi teknologi baru guna peningkatan produksi pangan (padi dan jagung), peningkatan pendapatan guna pencapaian kesejahteraan para anggota dan masyarakat di lingkungannya secara mandiri.

Dengan metode dan sistem kerja (pendekatan) LARI KUAT terhadap anggota dan masyarakat di lingkungannya, diawal percontohan tanam padi SRI dan jajar legowo (sepuluh tahun yang lau) Dia sempat dianggap tidak waras oleh masyarakat dan anggotanya, namun begitu tanaman umur satu bulan anggotanya mulai percaya kerena jumlah anakan per rumun dua kali lipat dari tanam biasanya bahkan pada saat panen tiba, kelompok lain dan masyarakat tani dari luar wilayah juga ingin tahu seberapa banyak produksi padi yang dihasilkan ? Berdasarkan hasil ubinan pada saat panen produksi yang dihasilkan mencapai 9,32 ton GKP per Ha.

Berdasarkan pengalamannya, A.Zaini bersama mitra kerjanya (PPL) dengan system pendekatan melalui Latihan Rekayasa Inovasi teknologi (LARI) yang selalu disesuaikan dengan kondisi wilayah dimana Kunjungan bersama mitra kerjanya, materi yang disampaikan pada anggota dan masyarakat yang membutuhkan berdasarkan Aspirasi Tani (KUAT) atau disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku utama usahatani.

Bahkan selaku pengguna kreatif teknologi dalam peningkatan ketahanan pangan A.Zaini selaku Ketua Kelompok Tani Suka Maju selalu memotori dalam penggunaan rekayasa inovasi teknologi baru bersama penyuluh pertanian selaku mitra kerjanya guna peningkatan produksi pangan berkelanjutan, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para anggotanya, seperti sistem pengairan basah kering kering (terputus–putus), SRI, Jajar Legowo, Pengendalian Hama Penyakit Tanaman secara Terpadu, pemamfaatan limbah pertanian sebagai pupuk organik, penggunaan Mikro Organisme Lokal sebagai pembedah tanah dan pestisida nabati, serta rakitan inovasi teknologi motor penggerak pompa air yang semula menggunakan premium dan solar diganti dengan Gas LPJ sehingga lebih efisien Rp 5.500,- sampai Rp 6.825,- per jam untuk pompa air 2,5 – 4 Dim.
Guna mendukung kesejahteraan para anggotanya dalam pemandirian kelompoknya juga mengelola unit usaha keuangan mikro (simpan pinjam), pemasaran hasil semua produk yang dihasilkan oleh anggotanya, kelompok penakar benih dan usaha kemitraan dengan steck holder dalam kegiatan agribisnis.

Dengan ketulusan dan pemandiriannya bersama kelompok dan masyarakat tani lingkungannya dalam peningkatan produksi dan penigkatan ketahanan pangan sehingga menjadi duta Jawa Timur menuju Istana Merdeka, Penerima Penghargaan Ketahanan Pangan Adhikarya Pangan Nusantara Juara I Mewakili jawa timur Katagori Pengguna Kreatif Teknologi Ketahanan Pangan tahun 2015 yang diberikan langsung oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo pada hari senin kemarin.