Kedapatan Edarkan Sabu, Kontraktor Asal Sumenep Ini Diciduk Polisi

oleh -83 views
Tersangka dan Barang Bukti

Reporter: Jar

SUMENEP, Minggu (11/6/2017) suaraindonesia-news.com – Unit Satreskoba Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah melakukan penangkapan salah seorang kontraktor inisial DA (39) warga Dusun Penatu, Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, saat hendak mengedarkan narkotika, Sabtu (10/06/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Pria paruh baya ini ditangkap petugas didepan salah satu kamar kos di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Dari informasi warga kepada petugas, tersangka sering melakukan transaksi sabu. Kemudian anggota Satreskoba Polres setempat melakukan pengintaian dan ketika digerebek dan disertai penggeledahan badan. Ternyata benar kedapatan barang bukti sabu siap edar.

“Barang bukti yang berhasil diamankan petugas, 4 kantong plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing ± 0,84 gram, 0,42 gram, 0,42 gram, 0,40 gram. Total keseluruhan ± 2,08 gram, dan 1 buah timbangan sabu warna silver,” imbuh Suwardi.

Ditambahkan mantan Kapolsek Giligenting ini, Barang bukti tersebut ditemukan pada saku celana pendek sebelah kanan yang dikenakan tersangka.

Dari Hasil pengembangan penyidikan, tersangka juga diduga kuat terlibat dalam pengiriman sabu seberat 14,06 gram yang dikemas dua kantong plastik klip dengan berat masing-masing 12,80 gram dan 1,26 gram.

“Barang haram tersebut oleh tersangka dikirim ke Sapeken, Sumenep, pada tanggal 27 Desember 2016 dan diterima oleh dua orang tersangka, yakni Zaini dan Hasan, di lapangan sepak bola Abu Huraira Desa Sapeken, Sumenep,” ujarnya.

Perkembangan Kasus dengan dua orang tersangka tersebut diatas sudah dalam proses persidangan.

“Berkas dan barang buktinya sudah ada di Jaksa Penuntut Umum,” ungkap Suwardi.

Dihadapan penyidik, tersangka yang akrab disapa Arik ini, mengakui bahwa sabu tersebut miliknya yang dibeli dari seseorang warga Desa Tamberu, Kabupaten Pamekasan.

“Kasus Penangkapan kali ini masih terus didalami dan dikembangkan oleh penyidik, dan atas perbuatannya tersangka di jerat  pasal 114 ayat (1) sub. Pasal 112 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *