Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sampang Tinggi

oleh -218 views
Depan Tengah, Pelaku (Y) yang Diduga Sudah Menyetubuhi Korban Inisial (S) yang Berusia 16 Tahun.

SAMPANG, Minggu (22/7/2018) suaraindonesia-news.com – Tak di duga diwilayah hukum Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kasus pencabulan pada anak di bawah umur terus bermunculan dan meningkat.

Baru-baru ini jajaran Satreskrim Polres setempat menangkap Y (22), warga Jalan Kramat 2, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang lantaran nekat menyetubuhi gadis inisial S yang berusia 16 tahun.

Perbuatan pelaku terbongkar setelah korban inisial S, warga Kota Sampang, menceritakan kepada ayahnya usai pulang dari rumah pelaku.

Korban saat itu diajak pelaku ke rumahnya dan kemudian pelaku menyetubuhi korban.

Baca Juga: GANN Gelar Halal Bi Halal dan Sosialisasi Anti Narkotika

“Orang tua korban sempat mencarinya karena tak kunjung pulang. Namun ketika pulang di malam harinya, korban kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya,” terang Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto, kemarin.

Pelaku yang sudah mengetahui menjadi incaran polisi berusaha melarikan diri dengan alasan hendak menjalankan tugas kuliah kerja nyata (KKN), karena pelaku merupakan salah satu mahasiswa di kampus yang ada di Madura.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku sedang duduk di depan rumahnya dan tanpa perlawanan.

“Sebanyak enam anggota yang melakukan penangkapan dan pelaku tak melawan,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 82 subs pasal 81 UU RI No 17/2016 tentang penetapan PP UU RI No 11/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Sekedar diketahui, angka kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di wilayah Sampang cukup tinggi. Bahkan, dalam satu bulan ada lima kasus pencabulan. Informasi yang berhasil diperoleh suaraindonesia-news.com, rata-rata penyebabnya adalah media sosial.

Reporter : Nora/luluk
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan