Karena Biaya Mahal, TKI Dimakamkan di Saudi

oleh
TKI ilegal dimakamkan di luar negeri karena biaya mahal.

LUMAJANG, Rabu (26/2/2020) suaraindonesia-news.com – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Lumajang yang meningal dunia di Arab Saudi, pihak keluarga meminta di makamkan di luar negeri saja, karena biaya mahal.

TKI yang diketahui bernama Mohammad Zakir bin Mokit dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi, dikatahui pihak keluarga dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lumajang.

Kabar kematiannya itu, kemudian oleh pihak SBMI berusaha mencari pihak keluarga yang ada di Kecamatan Yosowilangun.

“Akhirnya ketemu, rumahnya di Dusun Kebonan, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun,” kata Wakil Ketua SBMI Lumajang, Madiono, seperti dikutip dari memotimur.com.

Sejauh ini masih belum ada keterangan resmi penyebab kematian pria kelahiran 2 Agustus 1975 tersebut.

Namun informasi yang masuk, yang bersangkutan sempat dirawat di rumah sakit.

Pihak keluarga sebenarnya menginginkan agar jenazah bisa dibawa pulang ke Lumajang. Namun biaya pemulangan cukup besar. Sedangkan pihak keluarga tidak memiliki cukup uang. Biaya harus ditanggung sendiri, karena almarhum Zakir bukan TKI yang resmi.

Akhirnya pihak keluarga pun pasrah, jenazah dimakamkan di Arab Saudi.

“Keluarga awalnya minta jenazah dipulangkan, tapi akhirnya dimakamkan di sana. Karena biaya pemulangan diketahui sekitar 30 real atau Rp 100 juta,” ujar Madiono.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Sedin Nakertrans) Kabupaten Lumajang, Totok Sudjarwo, membenarkan adanya informasi meninggalnya TKI tersebut.

“Bener mas, itu warga Yosowilangun Kidul, dan keluarganya minta untuk dimakamkan di Arab Saudi,” ucapnya singkat.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *