KOTA BOGOR, Jumat (17/04) suaraindonesia-news.com – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bogor menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi calon Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat tata kelola pertanahan di tingkat wilayah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kota Bogor tersebut diikuti oleh peserta dari tingkat kecamatan, termasuk Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi. Bimtek ini bertujuan untuk memastikan pejabat di tingkat kecamatan memiliki kompetensi serta pemahaman yang selaras dengan standar pelayanan pertanahan yang berlaku.
Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Kota Bogor, Muljo Santoso, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa PPATS memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam proses pendaftaran tanah.
“Diperlukan integritas tinggi untuk menjaga validitas data pertanahan. Arahan ini menjadi bagian dari upaya Kantor Pertanahan Kota Bogor dalam mewujudkan administrasi yang bersih dan melayani,” ujar Muljo Santoso.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan yang mencakup berbagai aspek, di antaranya pemahaman teknis lapangan terkait hukum dan regulasi pertanahan, prosedur administrasi pembuatan akta, serta langkah-langkah mitigasi sengketa.
“Pembekalan teknis lapangan mencakup pendalaman aspek hukum dan peraturan pertanahan terbaru. Prosedur administrasi dibahas untuk meminimalisir kesalahan dalam pembuatan akta, sementara mitigasi sengketa difokuskan pada langkah preventif agar tidak terjadi kesalahan administratif yang berpotensi merugikan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kantah Kota Bogor dalam menciptakan keseragaman persepsi antara Kantor Pertanahan dan pemerintah kecamatan, khususnya di wilayah Bogor Selatan.
Melalui bimtek tersebut, diharapkan pelayanan pertanahan di tingkat kecamatan dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.












