Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita Utama

Kadinkes Sumenep: di Kepulauan, Gaji PTT Lebih Besar Dari ASN

Avatar of admin
×

Kadinkes Sumenep: di Kepulauan, Gaji PTT Lebih Besar Dari ASN

Sebarkan artikel ini
IMG 20170613 132546
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, A Fatoni

SUMENEP, Selasa (13/6/2017) suaraindonesia-news.com – ”Kalau menurut saya, lebih enak jadi PTT bagi yang ditugas di Pulau dari pada menjadi ASN, karena gajinya PTT di Pulau mencapai Rp 5 juta, sedangkan gaji ASN hanya Rp2,5 juta”.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, A Fatoni saat awak media menanyakan terkait lambatnya Surat Keputusan (SK) 236 Pegawai Tidak Tetap (PTT) bidan dan tenaga kesehatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang telah dinyatakan lulus ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Untuk SK masih belum turun, karena masih diproses di Pusat,” kata dr A Fatoni, Selasa, (13/6/2017).

Baca Juga :  Pendidikan di Kepulauan Dinilai Dianak Tirikan, Ratusan Mahasiswa Demo Disdik Sumenep

Menurut Mantan Kepala Puskesmas Rubaru itu, selama ini gaji para tenaga kesehatan dilingkungan Dinkes setempat tetap terbayarkan dengan ditanggung oleh Kementerian Kesehatan langsung.

“Baru setelah ada SK dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada BKD, pembayaran gaji mereka bersumber dari daerah (Sumenep,red),” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya meyakini SK dari Pusat tersebut tidak akan lama lagi sudah selesai dan diberikan kepada mereka yang telah dinyatakan lulus tes seleksi.

“Kalau di Sampang, SK PTT sudah selesai dan diterima oleh yang bersangkutan, karena yang diajukan memang sedikit, hanya sekitar 60 orang, untuk yang Sumenep tidak lama lagi pasti sudah turun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Menjelang UN Dinas Pendidikan Gelar Sosialisasi Pemantapan Pengawasan Ruang UN

Untuk memastikannya, Fatoni mengaku akan terus berkoordinasi dengan Kementerian terkait. Agar SK PTT yang dinyatakan lulus CPNS segera diselesaikan.

“Yang jelas kami terus komunikasi, agar nasib mereka tidak lagi terkatung-katung,” tegasnya.

Bersasarkan data dari Dinas Kesehatan setempat, jumlah PTT di Sumenep terbanyak dibandingkan di daerah kabupaten lain. Mereka yang diajukan sebanyak 238 orang, namun yang dinyatakan lulus sebagai calon ASN hanya 236 orang.

Sedangkan dua PTT yang lain memilih ikut suaminya ke Jakarta dan Sulewesi sehingga mengundurkan diri sebelum ikut tes seleksi. (jie/zai).