Jelang Peringatan HMPI 2017, Penebangan Pohon Oleh Perhutani Disoal Warga

oleh -67 views

LUMAJANG, Kamis (23/11/2017) suaraindonesia-news.com – Penebangan puluhan pohon mahoni di sepanjang jalan Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur, jelang peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada setiap tanggal 28 Nopember, mendapat keluhan dari masyarakat sekitar.

Menurut salah satu warga sekitar, Rohim, kepada media mengatakan kalau warga menilai, penebangan tersebut dilakukan tidak tepat, apalagi pas ada momen HMPI.

Selain itu, kata Rohim, jelas sekali pada sepanjang lokasi penebangan menjadi semakin panas.

“Padahal bulan ini merupakan peringatan HMPI, tepatnya pada 28 Nopember mendatang,” keluhnya saat ditanya oleh wartawan.

Selain Rohim, juga kencaman dikeluarkan oleh Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pesisir (Gempar) Lumajang, Nawawi, bahwa penebangan tersebut dilakukan sejak beberapa hari yang lalu hingga Senin (20/11) kemarin.

“Pohon-pohon mahoni yang ditebang tesebut berada di sepanjang jalan di Desa Bago hingga ke Pantai Bambang Kecamatan Pasirian,” jelas Nawawi.

Nawawi juga menyatakan, kalau sebelum ditebang mestinya harus ada semacam sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai macam pertanyaan ataupun persepsi dan pemahaman.

“Sosialisasi itu sangat penting sekali, agar tidak ujuk-ujuk ditebang. Kalaupun karena ada pelebaran jalan misalnya, tidak ditebang semua. Makanya kita akan layangkan surat mempertanyakan apa tujuan penebangan ini? Apa ada program baru?,” ungkapnya.

Sementara itu, Asper Pasirian PKPH Perhutani Pasirian Lumajang, Sodik, menyampaikan, pihaknya sudah secara prosedural melakukan penebangan.

“Semuanya sudah kita informasikan. Baik kades, polsek, muspika, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), semuanya kita informasikan secara formal. Jadi, bukan gak ada sosialisasi,” bebernya.

Dijelaskan, ada 50 lebih pohon mahoni yang sudah ditebang sejak 2 minggu lalu termasuk di seputar Bambang. Penebangan itu memang harus dilakukan karena sudah waktunya ditebang.

“Jadi ada masanya. Kapan ditebang, kapan ditanamin lagi. Setelah ditebang pasti ditanami lagi. Jadi, sudah gak ada masalah. Kita sudah prosedural,” pungkasnya. (Afu/Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *