Jelang H-1 Idul Fitri, Harga Daging Meugang di Abdya Turun

oleh -66 views
Salah seorang penjual daging meugang saat memajangkan daging dilapak sungai kreung beukah.

ABDYA, Selasa (4/6/2019) suaraindonesia-news.com – Harga daging Meugang jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah dibantaran sungai Krueng Beukah, Gampong Jalan Manyang, Kecamatan Blangpidie, turun.

Harga ini tentunya jauh berbeda dengan harga saat memasuki Bulan Suci Ramdhan, dimana harga saat itu mencapai Rp 180 hingga Rp 200 ribu per Kilogram. Namun menjelang lebaran H-1 idul fitri 1440 H, harga daging hanya sekitar Rp. 100 hingga Rp 170 ribu per kilogram.

Cek Adit salah seorang penjual daging saat ditemui awak media dilokasi mengatakan, harga daging jelang lebaran beda jauh dengan harga saat memasuki bulan suci ramdhan.

“Hari ini harga daging hanya Rp 180, bahkan ada yang jual Rp 100 ribu per kilogramnya,” ungkapnya.

Dia mengaku, dengan kondisi seperti ini banyak penjual daging merugi. Sebab sampai jam 11:00 WIB, masih banyak daging yang belum habis terjual.

“Kalau meugang puasa kemarin jam segini para penjual daging sudah gulung lapak, tapi hari ini masih banyak terlihat dagangan yang belum habis,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh penjual daging lainnya, Herman dirinya mengaku kecewa dengan harga daging meugang jelang lebaran yang turun dratis, pasalnya pemerintah melalui dinas terkait tidak melakukan penetapan harga daging meugang.

“Kami kecewa karena harga daging tidak ditetapkan oleh pemerintah, bahkan dalam satu kerbau yang saya potong rugi mencapai Rp 4 juta,” katanya singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan pangan melalui kabid ternak hewan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya tidak diangkat walau terdengar nada dering hingga berita ini dilayang.

Pantauan awak media, pengunjung ramai- ramai mendatangkan lokasi pemotongan ternak disungai kreung beukah.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publosher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *