Inilah Potensi Kakao Mulia, Petani Harus Tahu - Suara Indonesia
EkonomiRegionalTeknologi

Inilah Potensi Kakao Mulia, Petani Harus Tahu

Avatar of admin
×

Inilah Potensi Kakao Mulia, Petani Harus Tahu

Sebarkan artikel ini
aasss 1
Kakao mulia (Foto: iccri.net)

JEMBER, Rabu (28/11/2018) suaraindonesia-news.com – Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir. Bambang menunjuk Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka) Jember sebagai pengembang inovasi kakao mulia, lalu seperti apa potensi dari kakao mulia itu.

Diolah dari berbagai sumber, kakao edel atau yang dikenal dengan kakao mulia (Java Cacao) merupakan kakao yang sudah lama dikembangkan di Indonesia. Jenis kakao ini memerlukan teknik budidaya yang intensif karena lebih rumit pemeliharaannya sehingga kakao mulia hanya dibudidayakan oleh Perusahaan Perkebunan Negara yang saat ini terbatas di usahakan oleh PTPN XII di Jawa Timur.

Kakao mulia memiliki citarasa yang sangat baik sehingga kakao ini sangat diperlukan oleh para konsumen, di pasaran dunia, kakao mulia sangat diminati dan dengan harga yang sangat tinggi.

Kakao edel atau kakao mulia memiliki harga 8 USD per kilogram. Sedangkan biji kakao bulk kering biasanya berharga 2,5 USD hingga 3,5 USD per kilogram. Adapun ciri kakao edel bijinya yang berwarna putih berbeda dari biji kakao lain yang umumnya berwarna keunguan. Selain itu kadar lemak yang dimiliki lebih rendah dan tidak mudah leleh. Rasa cokelat yang dihasilkan cenderung seperti asam buah.

Baca Juga: Jember Terpilih Sebagai Pusat Pengembangan Inovasi Kakao

Dalam temu lapang kakao 2018 di Jember, Ir. Bambang bertekad untuk mengembalikan kejayaan produksi kakao.

“Kita punya 1,7 juta hektar lahan tanaman kakao, hanya sebagian kecil yang benar-benar dikelola dengan baik, berkisar 500 hingga 600 kilogram perhari produksinya, produktifitasnya masih rendah,” kata Bambang kepada wartawan saat menghadiri Temu Lapang Kakao 2018 di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka) Kebun Renteng, Jember, Selasa (27/11/2018).

Oleh karena itu, ke depannya dia meminta petani lebih rajin dalam mengelola tanaman kakao karena potensi ekonomi dari kakao yang luar biasa.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam