Ini Kinerja Dinsos Kota Bogor Dimasa Pandemi Covid-19

oleh -90 views
Kepala Dinsos Kota Bogor, Fahrudin saat diruangan Dinsos.

KOTA BOGOR, Rabu (22/09/2021) suaraindonesia-news.com – Pandemi covid-19 benar-benar memberikan dampak negatif dalam seluruh sendi kehidupan bermasyarakat tak terkecuali dalam pelayanan Usaha Kesejahteraan Sosial di Kota Bogor.

Dinas sosial (Dinsos) sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diberikan tugas dalam pelayanan sosial termasuk penanganan kemiskinan didalamnya juga menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Ditengah hiruk pikuk pandemi covid-19, Dinsos Kota Bogor dan seluruh jajarannya tetap berusaha memberikan upaya pelayanan yang optimal agar upaya pemenuhan kebutuhan dasar dan pelayanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat Kota Bogor agar
dapat terpenuhi.

Saat ditemui diruangan kerjanya, Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Fahrudin menyampaikan, salah satu pekerjaan sosial yang baru mereka lakukan adalah, mengurus, menjemput dan mengantar salah satu warga tidak mampu dari Kelurahan Cikaret yang menderita penyakit tumor di mukanya hendak di operasi.

“Saya baru dapat informasi kemarin, ada warga yang menderita penyakit tumor di mukanya yang mau dioperasi, kita jemput dari rumahnya, kita komunikasi dengan Dinkes, puskesmas sampai RSUD Kota Bogor, karena memang harus dirujuk ke RSCM, kita antar ke RSCM,” terangnya, Selasa (20/09) petang.

Fahmi sapaan akrabnya menambahkan, banyak tugas lain yang diemban Dinsos, seperti mengawal bantuan dari pusat agar tepat sasaran.

Menurutnya 81 ribu warga Kota Bogor sudah menerima Bantuan Tunai dan sudah cair pada bulan Juli yang lalu dan 52 ribu KK bantuan pangan dan sudah cair sampai September, 29 ribu program PKH. Selain itu, ada 150 ribu paket beras yang diterima oleh warga yang kurang mampu, baik penerima bantuan tunai maupun bantuan paket pangan dan disalurkan melalui kantor pos dan penyedianya Bulog.

“Semuanya berasal dari Kementerian, tugas kita mengawal, baik itu kualitas, kuantitas sampai tepat sasaran,” ujarnya.

Fahmi menyebut, walau bantuan dari kementerian sudah banyak, tetapi masih banyak warga yang merasa belum terfasilitasi termasuk yang isoman, oleh karena itu, pemerintah Kota Bogor membuat posko logistik dan menghimpun bantuan dari semua kalangan, ada sekitar. Ada 20 ribu paket yang terhimpun di pos logistik dan langsung dibagikan ke masyarakat dan Dinsos bertugas disana tuturnya.

Selain posko logistik tambah Fahmi, ada juga posko oksigen dan posko pemulasaraan jenazah, selain itu Dinsos Kota Bogor juga ikut membantu percepatan vaksinasi kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), para disabilitas menyediakan angkutan dan sebagainya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *