Ini Cara Mudik Unik Ala Warga Medalalem Blora

Perahu Rakit yang dipakek warga untuk mudik

BLORA, Senin (26 Juni 2017) suaraindonesia-news.com – Berbagai cara dilakukan warga untuk bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman saat Lebaran tiba. Tidak sedikit para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, termasuk pesawat terbang.

Namun, ada yang berbeda dengan warga Desa Medalalem, Kecamatan Kradedan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, setiap tahunnya selalu mudik ke kampung halamannya dengan menyeberangi Sungai Bengawansolo dengan cara unik menggunakan kendaraan tradisional berupa perahu/rakit.

Pantauan suaraindonesia-news.com, sejak hari Jumat pagi (23/06/2017) lalu, puluhan warga sudah mengantri di tepi Sungai Bengawansolo yang membelah dua wilayah, yakni provinsi antara Jateng-Jatim. Mereka berbondong-bondong hendak menyeberangi sungai Bengawansolo dengan menggunakan rakit.

Wardoyo, salah seorang warga yang hendak mudik ke kampung halaman, mengatakan, jika tidak menyeberangi Sungai Bengawansolo akan lebih lama karena lebih jauh. Selain itu, ongkosnya juga tidak mengalami kenaikan, meskipun jelang Lebaran.

“Tarif rakit tersebut hanya 2.000 rupiah per orang, dan 3.000 rupiah untuk satu unit motor yang menyeberang menggunakan rakit,” kata Wardoyo. Senin (26/06).

Sementara menurut Kepala Kepolisian sektor Kradenan AKP Subardo, mengatakan, mudik unik naik rakit di Desa Medalem ini sudah berlangsung lama. Hal itu akibat belum adanya jembatan penyeberangan yang permanen.

“Padahal, pengajuan pembuatan jembatan sudah diusulkan pihak pemerintah Desa Medalem sejak puluhan tahun yang lalu,” terangnya. (Lukman)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here