Hutan Lindung Dirusak, Laskar Hijau Bersama Siswa Siswi MAN Lumajang Tanam Pohon

oleh -113 views
Laskar Hijau Bersama Siswa Siswi MAN Lumajang Saat Tanam Pohon.

LUMAJANG, Minggu (25/03/2018) suaraindonesia-news.com – Sudah tiga belas hari, peristiwa pengrusakan Posko Laskar Hijau dan Hutan Lindung di Gunung Lemongan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur ini berlalu, Laskar Hijau bersama siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang, tanam pohon, pagi hingga sore tadi.

Biarpun sampai sekarang siapa pelaku pengerusakan belum juga terungkap, semangat para relawan Laskar Hijau tidak mau larut dalam kesedihan akibat hal tersebut.

“Ternyata hal itu tidak membuat kami para pelestari Gunung Lemongan tidak patah semangat, ini untuk kedua kalinya kami melakukan penghijauan di kawasan Hutan Lindung yang dirusak pada tanggal 13 maret 2018 dini lalu,” kata Koordinator Laskar Hijau, A’ak Abdullah Al-Kudus kepada media ini.

Baca Juga: Agar Tulisannya Menarik, Insan Pers Diberikan Workshop Jurnalistik

Penghijauan kali ini, kata A’ak dilaksanakan bersama Palang Merah Remaja (PMR) MAN Lumajang.

Sebelum menanam, dikatakan A’ak, siswa-siswi ini mendapatkan materi tentang Gunung Lemongan dan tentang konservasi. Mereka dengan antusias mendengarkan penjelasan A’ak tentang gerakan konservasi di Gunung Lemongan yang berlangsung sejak 2008.

“Selain itu, kami juga sampaikan tentang suka dan dukanya menjadi relawan di Gunung Lemongan ini, hingga ada musibah pengrusakan pada pertengahan Maret lalu,” jelasnya lagi.

A’ak mengaku senang sekali dengan banyaknya anak muda yang mulai peduli dengan lingkungan.

“mereka punya semangat dan kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian lingkungan. Semoga bisa ditiru oleh sekolah-sekolah yang lain,” ujar A’ak.

A’ak juga berharap sekolah-sekolah di Lumajang memiliki ‘kapling’ di Gunung Lemongan untuk dihijaukan secara intens hingga menjadi hutan.

“Misalkan satu sekolah punya kapling 5 hektar yang ditanami dan dirawat secara rutin seminggu sekali. Ini akan mendidik siswanya peduli lingkungan dan sekaligus sekolah berperan langsung dalam pelestarian lingkungan, terutama bagi sekolah yang menyandang gelar Adiwiyata,” tegasnya.

Dari pantauan media, setidaknya ada seratusan siswa-siswi kelas 10 dan 11 yang terlibat dalam penghijauan kali ini. Mereka menanam sekitar 500 aneka pohon buah seperti Durian, Manggis, Manecu, Jambu Biji, dan Belimbing yang mereka beli dari hasil urunan.

Koordinator PMR MAN Lumajang, Bagus Yoga Pratama kepada media menyatakan bahwa aksi kali ini sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian siswa-siswi MAN Lumajang terhadap pengrusakan hutan lindung di Gunung Lemongan.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada Gunung Lemongan. Semoga pohon yang kami tanam tidak dirusak,” kata Yoga.

Namun tidak menutup kemungkinan, kedepan, pihak lembaga pendidikannya, kata Yoga akan mengkapling lahan untuk dirawat secara rutin di Gunung Lemongan ini.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publiser : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *