Berita UtamaRegional

Honor 843 Guru Ngaji Dibagikan Lagi

Avatar of admin
×

Honor 843 Guru Ngaji Dibagikan Lagi

Sebarkan artikel ini
hjggh
Bupati Lumajang saat membagikan honor guru ngaji tadi siang

LUMAJANG, Selasa (02/01/2018) suaraindonesia-news.com – Betapa senangnya 843 orang guru ngaji di wilayah kerja Kecamatan Lumajang menerima honor dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, siang tadi.

Pembagian honor tersebut dilakukan oleh Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M.Ag., diwilayah kerja se eks pembantu Bupati Lumajang, yang bertempat di Masjid DARUL FALAH, Jalan Ahmad Yani No 75, Kelurahan Kepuharjo Kecamatan Lumajang.

Menurut Bupati Lumajang, selama ini bidang pendidikan agama sudah lama menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Dikatakan pula, bahwa banyaknya program pemerintah yang mendukung peningkatan pendidikan agama, baik TPQ, Madrasah Diniyah maupun pendidikan agama di musholah segera direalisasikan.

“Hal itu, sebagai wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang, dengan memberikan honor kepada para guru ngaji yang ada di Kabupaten Lumajang,” jelas As’at kepada sejumlah media.

Penyerahan honor guru ngaji di wilayah kerja eks Pembantu Bupati Lumajang, ini meliputi 6 Kecamatan antara lain Kecamatan kota Lumajang, Kecamatan Sukodono, Kecamatan Sumbersuko, Kecamatan Padang, Kecamatan Gucialit , Kecamatan Pasrujambe dan Kecamatan Senduro.

Bupati As’at berpesan kepada para guru ngaji agar tetap menjalankan amanah agama serta ikhlas dalam mengajakan pendidikan qur’ani.

“Menjalankan amanat sebagai guru ngaji, saya sangat bangga kepada panjengan semua, dengan bakti panjengan ikut mengajar anak-anak tentang agama,” papar Bupati.

Mudah- mudahan tahun 2018 honor guru ngaji bisa dinaikkan oleh pemerintah dan berharap di tahun 2018 jumlah santri akan terus bertambah.

“Itu merupakan tugas kita bersama, agar kedepan para generasi mudah kita menjadi generasi yang bermartabat,” tambahnya.

Selain pendidikan Al Qur’an pada anak, Bupati juga meminta agar para orang tua juga diajarkan cara membaca Al Qur’an yang benar, perlu adanya lembaga pendidikan untuk orang tua karena saat ini masih banyak para orang tua yang masih belum lancar membaca Al Qur’an.

Bupati berharap jangan sampai aktifitas belajar – mengajar/ mengaji di campur aduk dengan kepentingan politik, bimbinglah anak-anak mulai Dini dengan member Pelajaran tentang agama.

“Saya titip kepada para Ustadz dan Ustadzah Guru Ngaji, bimbinglah anak-anak kita dengan baik karena mereka merupakan calon-calon generasi penerus bangsa dan berharap agar di setiap kantor maupun kelurahan mulai tahun 2018 agar segera melaksanakan istigosha satu minggu 2 kali secara bersama- sama,” harapnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam