JEMBER, Senin (4/11/2019) suaraindonesia-news.com – Warga Dusun Juroju Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember dihebohkan dengan penemuan jenazah seorang pria, Surono yang terkubur di bawah lantai musala, Senin (4/11). Ditemukannya jasad tersebut berkat laporan Bahar, anak kandung dari pasangan Surono dan Sani alias Bu Wid.
Surono diduga menjadi korban pembunuhan dimana pelakunya adalah teman lelaki ibunya sendiri, yang tidak menyukai keberadaan ayahnya.
“Iya ibu selingkuh, benar. Awalnya kecurigaan saya itu ketika saya menelepon ibu saya untuk menanyakan keberadaan ayah, ditanya itu ibu malah marah-marah dan ibu mengatakan bahwa ayah telah meninggal. Saya pun terus bertanya jika memang benar meninggal maka dimana kuburnya, ibu saya keceplosan bilang bahwa dipendam di bawah lantai musala,” kata Bahar, anak kandung korban.
Polisi langsung melakukan penyelidikan kepada saksi-saksi termasuk anak serta istri korban dan Jumar yang diduga pelaku.
“Satreskrim Polres Jember dan DVI Polda Jawa Timur melakukan pembongkaran dan tentunya sudah mendapatkan ijin dari keluarga korban. Setelah dilakukan pembongkaran ditemukan jenazah pria berinisial S di kedalaman kurang lebih 80 cm yang dicor kasar tidak rapi, kemudian ditimbun tanah sekitar 58 cm, di atas timbunan tanah tersebut dicor rapi dengan ketebalan 25 cm dan dilapisi keramik berwarna hitam,” terang Kapolres Jember, AKBP. Alfian Nurrizal.
Selain itu, Alfian menjelaskan bahwa di belakang tubuh korban ditemukan linggis sepanjang 50 cm dengan berat 10 kilogram.
“Hasil dari interogasi awal, ada pihak ketiga yakni pria berinisial J diduga pelaku yang menyatakan bahwa korban berinisial S ini telah meninggalkan Jember karena alasan telah menikah di daerah Lombok, maka dari itu istri dari korban ini menikah siri dengan pria berinisial J tersebut,” kata Alfian.
Polisi sedang mendalami kasus ini dengan mengumpulkan berbagai bukti lainnya.
“Hasil tersebut menjadi langkah awal kepolisian untuk melakukan penyidikan lebih lanjut sehingga kami kembangkan pemeriksaan lebih intensif,” pungkas Kapolres Jember Alfian.
Saat berita ini dirilis, jasad korban sudah diautopsi dan dimakamkan.
Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Marisa












