Harry Ara Dukung Penyelenggaraan Sekolah Ibu, Tingkatkan Kapasitas Para Ibu

oleh -165 views
Harry Ara, Caleg Gerindra Dapil Tanah Sareal No 7

BOGOR, Kamis (27/09/2018) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp60 juta per Kelurahan untuk penyelenggaraan “Sekolah Ibu” angkatan pertama, yang akan dilakukan di 68 Kelurahan se-Kota Bogor pada Maret 2019. Anggaran diperuntukkan bagi akomodasi, konsumsi pengajar dan peserta selama empat bulan menjalani sekolah ibu.

Calon anggota legislatif Kota Bogor dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) daerah pemilihan (Dapil) Tanah Sareal nomor urut 7 Harry Ara, sangat apresiasi program Pemkot Bogor tersebut.

“Ya saya dukung penuh Sekolah Ibu, sebab pembangunan sebuah kota bukan saja membangun fisiknya tapi pembangunan non fisik, salah satunya sumber daya manusia. Saya kira apa yang dilakukan Walikota Bogor Bima Arya merupakan bentuk komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya kepada wartawan, kemarin Rabu (26/09).

Baca Juga: Cawapres Sandiaga Uno Berdialog dengan Pedagang Pasar Bojongkulur Gunungputri 

Menurutnya, hal Ini sangat baik dalam meningkatkan sumber daya manusia, khususnya bagi para Ibu. “Secara objektif saya menilai sekolah Ibu ini sangat strategis, sebab melalui Ibu, peran pendidikan anak sangat efektif di luar jam sekolah,” ujar Ara, sapaan akrabnya.

Dikatakan Ara, kapasitas seorang Ibu, termasuk knowledge, perlu terus ditingkatkan. Sekolah Ibu akan menjadi Agen Of Change bagi peningkatan kualitas pendidikan anak di luar jam sekolah.

“Saya berharap kita semua dapat mendukung Sekolah Ibu, karena manfaat ini langsung bagi masyarakat. Terkait anggaran yang ada di Kecamatan, saya kira tidak perlu dipersoalkan, walaupun pada dasarnya Camat lebih senang jika bukan mereka sebagai pemegang anggaran” tuturnya.

Harry Ara berharap, pasca Pilwalkot Bogor yang telah membuktikan amanah rakyat kepada Bima dan Dedie, dan hal ini harus kita pandang secara objektif ujarnya.

Namun kata Ara, kritik yang membangun dan evaluasi harus terus dilakukan agar Sekolah Ibu semakin sempurna. “Beda kepentingan itu biasa, tapi buat masyarakat kita harus bersatu lakukan yang luar biasa,” tegas Ara yang juga mantan anggota Tim Percepatan Pelaksanaam Program Priioritas Kota Bogor (TP4).

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan