SUMATERA UTARA, Rabu (17/7) suaraindonesia-news.com – Operasi Patuh Toba 2024 yang dilaksanakan oleh Polda Sumut menunjukkan hasil positif pada hari kedua operasi. Penegakan disiplin berlalu lintas ini bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan bahwa penindakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 40 kasus pelanggaran telah ditindak melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).
“Data hari ke-2, 1.036 pelanggar ditilang manual oleh petugas di lapangan. Polisi juga memberikan 936 teguran,” tegas Hadi.
Hadi juga menyampaikan bahwa dalam operasi ini, tidak hanya penegakan hukum yang ditekankan tetapi juga kampanye keselamatan yang diintensifkan melalui berbagai media. Tercatat 105 kali kampanye di media cetak, 193 kali di media elektronik, serta melalui media sosial dan spanduk yang tersebar di berbagai titik strategis.
Baca Juga: Ali Yusuf Siregar Silaturrahmi ke MUI Deli Serdang
Mantan Kapolres Biak Papua ini juga melaporkan bahwa terdapat 8 kejadian laka lantas dengan korban meninggal dunia 1 orang, 3 orang luka berat, dan 6 orang luka ringan.
“Polisi akan terus menjaga sendi kehidupan masyarakat. Kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas menjadi penting agar Sumut siap menyongsong PON XXI 2024,” pungkasnya.
Reporter: M. Habil Syah
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri












