Hari Ini, 120 Prajurit TNI Kodim 0110/Abdya Divaksinasi Covid-19

oleh -58 views
Kurang lebih seratus prajurit TNI Kodim 0110/Abdya saat prosesi penyuntikan vaksin Covid-19 di Aula Makodim Abdya.

ABDYA, Selasa (9/3/2021) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 120 prajurit TNI di jajaran Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), mendapatkan vaksinasi Covid-19. Penyuntikan vaksin tersebut dipusatkan di Makodim setempat.

Pantauan awak media, kegiatan tersebut turut disaksikan Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo dan Kepala Dinas Kesehatan, Safliati, SST, M.kes, serta Para pejabat yang terkait lainnya.

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo dalam kesempatan itu mengatakan, prosesi penyuntikan vaksinasi Covid 19 untuk seluruh prajurit berjalan dengan lancar,dan sebelum di lakukan penyuntikan vaksinasi terlebih dahulu di proses skrinning pemeriksaan dari dokter kesehatan.

“Proses pemberian vaksin kita ditangani tenaga medis yang profesional dari pihak Dinas Kesehatan, para dokter dan perawat dari rumah sakit dan Puskesmas, sehingga disuntik vaksin tidak terasa sakit,” ujar Dandim.

Selanjutnya, kata Dandim, pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan vaksin dimaksud. Dimana untuk tahap pertama mulai dari unsur Forkompimkab dan untuk tenaga kesehatan telah berhasil dilaksanakan hingga dosis kedua. Begitu juga dengan tahap kedua ini yang mencakup pelayanan publik seperti, TNI, Polri, Kejaksaan, anggota DPRK, PNS, BUMN, termasuk wartawan diharapkan berjalan sesuai dengan harapan hingga mendapatkan vaksin dosis kedua.

“Jangan takut divaksin, hal itu dilakukan untuk kebaikan bersama sehingga bisa terhidar dari bahaya Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Abdya Safliati, SST Mkes menyebutkan untuk tahap pertama pemberian vaksin tercatat 1.280 yang telah diberikan untuk dosis pertama dan pada dosis kedua sebanyak 985. Sedangkan untuk pemberiaan vaksin tahap kedua dosis pertama dengan target pemberian yaitu pelayanan publik sebanyak 690 dosis. Realisasi awalnya dimulai oleh personel TNI di jajaran Kodim 0110/Abdya, kemudian akan menyusul unsur pelayanan publik lainnya seperti Kejaksaan, Polisi dan seterusnya.

“Jadi 690 dosis di tahap kedua itu memang belum cukup untuk seluruh pelayanan publik,nantinya akan dikirimkan vaksin tambahan,” jelasnya.

Namun demikian, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersedia divaksin agar mata rantai penyebaran Covid-19 ini terputus.

“Hingga saat ini Abdya tidak memiliki kasus Covid-19, tapi hal itu harus menjadi acuan bagi seluruh kalangan masyarakat, bahwasanya serangan virus itu bisa saja terjadi.dan bisa dihindari dengan pola hidup sehat, mengenakan masker, menjaga jarak termasuk dengan mengikuti vaksin sinovac,” Pungkasnya.

Reporter : Nazli
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *