Reporter: Nazli Md
Abdya, suaraindonesia-news.com – Ratusan hektar tanaman Pala di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserang hama penggerek batang. Akibatnya, sejumlah tanaman Pala seperti kawasan Gunong Jirat Kecamatan Setia kabupaten setempat mati.
Salah seorang pekebun tanaman Pala di Kecamatan Setia, Amir menyebutkan, matinya seratusan tanaman Pala tersebut mengakibarkan kerugian besar bagi pekebun Pala yang ada di Abdya, khususnya masyarakat Kecamatan Setia.
”Jika ini dibiarkan berlarut-larut, maka tidak tertutup kemungkinan pohon-pohon Pala yang ada di kecamatan Setia akan punah,”sebut Amir.
Lebih lanjut disebutkannya, serang hama tersebut tidak hanya terjadi pada tanaman Pala yang sudah berumur saja, tetapi juga terjadi pada tanaman Pala yang baru ditanaman dengan umur diantara 4-6 tahun.
”Ciri-ciri tanaman yang sudah terkena serangan hama ini biasanya akan layu dengan dedaunannya mulai mengguning dalam jangka waktu kurang lebih dari sebulan mati dengan hanya meninggalkan ranting saja,”jelas Amir.
Untuk itu, dalam upaya menyelamatkan salah satu matapencarian masyarakat di kabupaten Abdya itu, lanjut Amir, pihaknya bersama para pekebun Pala lainnya mendesak Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Abdya untuk segera mencari solusi menangani serangan hama itu.
Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Dishutbun Abdya, Herman Suryadi SP melalui salah seorang staf yang menanggani masalah itu, Darwin SP mengakui, pihaknya bersama pihak terkait termasuk tim dari Provinsi telah turun untuk mengecek kondisi tanaman Pala tersebut.
“Beberapa waktu lalu kita memang mendapatkan laporan dan telah meninjau langsung kelokasi,” aku Darwin.
Terkait dengan telah semakin menyebarnya hama tersebut, Darwin dengan tegas mengatakan, pihaknya kembali sudah meminta bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk membantu.
“Direncanakan, pihak provinsi melancarkan demonstrasi pengendalian setelah bulan Ramadhan ini. Bila nanti ampuh, akan dilaksanakan pengendalian secara lebih luas,” terang Darwin.
Pada kesempatan itu, Darwin juga mengharapkan kerjasama dari pemilik tanaman Pala yang sudah terkena hama jamur tersebut untuk segera melapor. Sehingga, pihaknya dapat mendata seberapa parah serangan hama tersebut.












