Guru Memiliki Peran Vital Dalam Mendidik Generasi Bangsa

oleh -147 views
Bupati Djoko Nugroho Saat Bertindak Sebagai Pembina Upacara Peringatan HGN Tahun 2018 dan HUT ke 73 PGRI tingkat Kabupaten Blora, Senin (26/11/2018) di halaman SMP Negeri 1 Japah.

BLORA, Senin (26/11/2018) suaraindonesia-news.com – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2018 dan HUT ke 73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kabupaten Blora dilaksanakan pada hari Senin (26/11/2018) dengan menggelar Upacara Bendera di halaman SMP Negeri 1 Japah.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bupati Djoko Nugroho, dengan diikuti ratusan pelajar, para guru, dan tamu undangan dari jajaran Forkopimda, Forkopimcam Japah, Dinas Pendidikan dan beberapa OPD terkait.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi, yang menegaskan bahwa peran guru tak akan bisa digantikan dalam mendidik dan membentuk karakter anak bangsa meskipun perkembangan teknologi semakin maju.

“Selamat Hari Guru Nasional 2018 dan HUT ke 73 PGRI. Guru memiliki peran vital dalam mendidik generasi bangsa. Walaupun teknologi informasi berkembang demikian cepat dan sumber-sumber belajar begitu mudah diperoleh, peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi tersebut,” tegas Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi setiap peserta didik. Oleh sebab itu profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian.

“Guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupan, termasuk pemanfaatan kemajuan teknologi secara bijak dan menjadi inspirator bagi anak didiknya,” lanjutnya.

Dalam rangka perluasan akses, pemerataan mutu, dan percepatan terwujudnya guru profesional, Bupati menyampaikan bahwa pada tahun mendatang Kemendikbud akan menerapkan Kebijakan Sistem Zonasi. Kebijakan ini diharapkan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air.

“Sistem zonasi memudahkan penanganan dan pengelolaan guru, mulai dari distribusi, peningkatan kompetensi, pengembangan karir dan penyaluran bantuan penyelenggara berbagai kegiatan peningkatan kompetensi, pengembangan karir dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Yang mana kegiatan itu dapat dilakukan melalui kelompok/ musyawarah kerja guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah (KKG, MGMP, KKS, MKPS, KKPS, atau MKPSJ),” tutur bupati.

Usai upacara, dilanjutkan dengan pelepasan balon udara oleh Bupati sebagai bentuk penyemangat kepada guru guru agar tetap gigih mengantarkan anak didiknya meraih cita-cita tertinggi.

Reporter : Lukman
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan