Reporter : Adi Wiyono
Kota Batu, suaraindonesia-news.com – Dua petinju asal SMAN 02 Kota Batu masing-masing Gus David Al Jalil Kelas elite man (52 kg) dan Apriyadi Difinubun kelas youth boy (49 kg) akan menjadi wakil Jatim dalam kejuaraan nasional (kejurnas) tinju amatir yang digelar Mei 2016 di Nusa Tenggara Timur.
Dua atlet yang lolos itu setelah melakukan serangkaian pertandingan pada babak penyisihan hingga babak final dalam kejuaraan daerah (kejurda) tinju amatir Jawa Timur tahun 2016 dan Piala walikota Batu tahun 2016 yang digelar Block Office – kota Batu mulai Senin (11/4/2016) hingga Kamis (14/4/2016).
Dalam pertandingan tersebut dua atlet pelajar Kelas XI SMAN 02 Batu itu mampu mengalahkan atlet lainnya sehingga mereka mampu menjadi juara dan berhak mendapat trofi serta uang pembinaan dari Walikota Batu Eddy Rumpoko.
Piala Walikota Batu yang dibarengi dengan Kejurda tinju amatir itu sedikitnya diikuti 118 atlet tinju dari kabupaten dan kota di Jawa Timur yang ikut menyemarakan kejurda tersebut. Sementara kota Batu menurunkan 12 atlet terbaiknya dari berbagai kelas termasuk kelas elite man dan youth boy.
Ketua Pelaksana Kejurda Tinju 2016 Ismail Ngabalin mengatakan pada pertandingan tinju itu tidak hanya atlet dewasa, atlet yang masih anak-anak dan remaja pun ikut meramaikan kompetisi ini. Mereka termasuk kategori yunior kelas 36 kilogram hingga 54 kilogram.
“Pada pertandingan tersebut seluruh pemain mengenakan pelindung kepala dan sarung tinju, mereka berlaga dalam tiga ronde” jelas Ismail, saat ditemui Jumat (15/4/2016).
Meski bertarung selama tiga ronde, kata dia para pemain menunjukkan sportifitasnya, karena Sebelum meninggalkan ring, kedua atlet yang tadinya saling pukul ini berpelukan dan bersalaman.
Untuk kota Batu kata dia, Pertina Kota Batu menurunkan 12 atlet tinju terbaiknya, yang tersebar dibeberapa sasana, baik yang ada di kota Batu maupun di luar kota Batu.
“Dengan Pertandingan itu nantinya diharapkan dapat mencari bibit baru untuk menjadi atlet tinju” Kata Ismail.
Kata dia pelatihan tinju di kota Batu dilakukan secara rutin se ehinggga bakat yang mereka miliki dapat disalurkan, karena memiliki dampak positif.
“Karena hal lainnya dari tinju adalah melatih mental anak-anak dan mencegah agar tidak tawuran di jalan” kata ismail yang juga Pengcab Pertina Kota Batu.












