DPRD Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Ke 490 Dengan Bahasa Madura dan Menggenakan Kopyah Hitam

oleh -45 views
Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman bersama Bupati Pamekasan dan Anggota DPRD Lainya ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum rapat Paripurna Hari Jadi Pamekasan Ke 490 di Mulai.

PAMEKASAN, Selasa (03/11/2020) suaraindonesia-news.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 490 tahun 2020 Kabupaten Pamekasan dengan agenda mendengarkan pidato Bupati di ruang sidang kantor DPRD setempat. Selasa (03/11).

Acara yang diselenggarakan di ruang paripurna tersebut, dipimipin Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Fathor Rahman dengan menggunakan bahasa Madura dan menggenakan baju batik dengan dilengkapi kopiah hitam, sementara yang lainnya mengenakan udeng khas Madura.

Hadir dalam acara itu jajaran Forkopimda, Sekdakab, staf ahli, asisten, Ketua Komisi dan Ketua Fraksi DPRD serta undangan lainnya.

Diawal pembukaannya, Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman mengajak semua yang hadir dalam rapat paripurna agar selalu ingat bahwa hari jadi Pamekasan dirayakan mulai tahun 2004 sampai sekarang dengan tujuan menjadikan Pamekasan sebagai kabupaten yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Mila deri ka’dintoh ngireng kauleh sadejeh padeeh amorasah nga andi’ sareng padeh estoh tor taresnah dek Mekkasen ka angguy padeh nangarena, padeh li ngageli neng sadejeh macem epon pembangunan tak kalaben adinggellagi bebetek sareng argenah budejeh, agemah sareng kebiasaan asambung sareng arenah dedhinah Mekkasen panikah,” Katanya.

Acara puncak Hari Jadi ke-490 Kabupaten Pamekasan merupakan cikal bakal dinobatkan Pangeran Ronggosukowati sebagai Raja Pamekasan pada 3 November 1530 M lalu.

Dalam kesempatan ini, Fatthor Rahman menyampaikan raihan prestasi Kabupaten Pamekasan sejak November 2019 hingga 3 November 2020. Pertama, Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman Award 2019. Kedua, penghargaan Indonesian Award 2020 dari INews.

Sedangkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam sambutannya mengaku bangga dan sukacita di Hari Jadi ke-490 Pamekasan.

“Kita meneladani kepeloporan Panembahan Ronggosukowati dalam membangun dan meletakkan dasar Pamekasan bermoto, Mekas Jatna, Kheng Dhini,” ucapnya.

pada kesempatan itu pula Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, dalam pidatonya memohon ijin kepada pimpinan untuk tidak menggunakan bahasa Madura lantaran yang hadir seperti dari jajaran Forkopimda tidak mengerti bahasa Madura sehingga menggunakan bahasa Indonesia

“Peringatan yang ke 490 ditandai 2 tahun kepemimpinan saya dan pak wabup dalam memimpin Kabupaten Pamekasan. Sejak awal kami bertekad dengan segala daya dan upaya kami akan curahkan untuk mewujudkan Pamekasan hebat yang mensejahterakan melalui beberapa program prioritas yang sedang kami jalankan,” Katanya.

Adapun peringatan HUT ke-490 Pamekasan ini mengambil tema, “Pamekasan Reborn, Desaku Makmur, dan Pamekasan Hebat”.

“Reborn artinya lahir baru dan semangat semua pihak baik eksekutif, legislatif, dan yudikatifnya akan mampu mewujudkan Pamekasan hebat dan mensejahterakan masyarakat. Baik di bidang pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi, ekonomi, dan infrastruktur,” pungkasnya.

Dan mengakhiri pidatonya, orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menciptakan Pamekasan yang hebat, Pamekasan se bejjreh, rajjeh tor parjugah sesuai dengan tema yang diusung dalam hari jadi tahun ini.

“Jika semua stakeholder bekerjasama dengan baik, saya berkeyakinan Pamekasan hebat, Pamekasan rajjeh, bejjreh tor parjugheh akan terwujud di kabupaten ini,” Pungkasnya.(Adv).

Reporter : My
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *