Diduga Setres Karena Hal ini, Warga Paluh Sibaji Tewas Gantung Diri - Suara Indonesia
PeristiwaRegional

Diduga Setres Karena Hal ini, Warga Paluh Sibaji Tewas Gantung Diri

Avatar of admin
×

Diduga Setres Karena Hal ini, Warga Paluh Sibaji Tewas Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
IMG 20211108 180450
Foto: Warga Dusun II Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang Edi Suwanto alias Aho (47) yang ditemukan tewas gantung diri. (Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Senin (08/11/2021) suaraindonesia-news.com – Warga Dusun II Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang Edi Suwanto alias Aho (47), ditemukan tewas gantung diri.

Pria yang bekerja sehari-harinya sebagai petani ini, ditemukan tewas Gantung diri di gudang sebelah rumahnya, Senin (08/11/2021) sekira pukul 06.00 wib.

Kapolsek Pantai Labu Polresta Deli Serdang Iptu Sopar Sitorus saat dikonfirmasi wartawan menerangkan, Pria petani ini nekat mengakhiri hidupnya diduga karena setres karena penyakitnya tak kunjung sembuh.

“Korban diketahui gantung diri oleh Sutet (50) yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga korban,” katanya.

Menurutnya, Sutet yang setiap hari bekerja dirumah korban, saat tiba di gudang dirinya terkejut melihat korban sudah tergantung di kayu penyangga seng gudang. Selanjutnya Sutet memberitahukan kepada Ridwan (63).

“Tanpa menunggu lama, Ridwan langsung menurunkan korban kebawah. Selanjutnya pihak keluarga/masyarakat memberitahukan kepada pihak Kepolisian Polsek Pantai Labu Polresta Deli Serdang,” terangnya.

Dan tak lama kemudian, personil Polsek Pantai Labu Polresta Deli Serdang tiba dilokasi kejadian melakukan penyelidikan.

Iptu Sopar Sitorus membenarkan korban tewas gantung diri.

“Diduga korban melakukan gantung diri dikarenakan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh sehingga korban menjadi stres,” tuturnya.

Sementara pihak keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi.

“Saat ini korban sudah berada di rumah sosial Pantai Labu dibawa oleh pihak keluarga untuk disemayamkan,” tutupnya.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Readaksi
Publisher : Syaiful